Ratusan Siswa di Lamongan Antusias ikuti Festival Olahraga Tradisional

Tipikorinvestigasinews.id Lamongan –  Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lamongan menggelar festival olahraga tradisional dalam rangka menyambut hari libur sekolah. Kepala Dispora Lamongan, Erwin Sulistya Pambudi, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan dan menjaga olahraga tradisional kepada generasi muda.

Festival ini diikuti oleh 729 anak-anak sekolah dasar dari seluruh wilayah Kabupaten Lamongan, yang berlangsung pada pagi dan sore hari. (17/06/2025).

Beberapa jenis olahraga tradisional yang dipertandingkan dalam festival ini antara lain Balok Estafet, Egrang, Gobak Sodor, dan Senam Anak Sehat Indonesia. Erwin menekankan pentingnya menjaga keberadaan olahraga tradisional yang sering kali ditinggalkan oleh generasi muda.

“Proses untuk menghidupkan kembali olahraga tradisional ini memerlukan waktu yang lama. Sebelum menggelar agenda besar ini, kami harus melakukan persiapan yang matang,” ujarnya.

Sementara itu, Wayan Sudarma, Wakil Ketua 4 Kormi Jatim, menambahkan bahwa olahraga tradisional memiliki potensi besar di Jawa Timur. “Kami dari Kormi Perubahan Jawa Timur telah melaksanakan kegiatan pelatihan pada tanggal 28 Mei dan melanjutkan dengan festival ini. Kami berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan setiap tahun,” katanya.

Wayan juga menjelaskan bahwa di tingkat nasional terdapat lima jenis olahraga tradisional, yaitu Hadang, Egrang, Trompah, Dagongan, dan Subitan. “Di Lamongan, saat ini baru ada tiga jenis olahraga yang dipertandingkan. Kami berharap ke depannya bisa menambah nomor-nomor olahraga yang ada,” tambahnya.

Kormi juga berencana mengadakan Kot Kratnas, sebuah kegiatan olahraga tradisional tingkat nasional yang akan diadakan di bulan November mendatang. “Kami akan melihat kabupaten dan kota yang sudah mendirikan klub-klub olahraga tradisional. Kami berharap di Lamongan juga sudah ada,” ungkap Wayan.

Dengan semangat kolaborasi antara Kormi dan pemerintah daerah, diharapkan pelatihan dan pengembangan olahraga tradisional dapat terus berlanjut hingga tingkat SD, SMP, dan SMA. “Kami sangat antusias untuk menyelenggarakan kegiatan ini dan berharap dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam olahraga tradisional,” tutup Wayan.

Festival olahraga tradisional ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk melestarikan budaya dan kearifan lokal di Kabupaten Lamongan.

Pewarta: Suli

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *