NTB–Tipikorinvestigasinews.id–Dompu skretaris Daerah (Sekda) Dompu, Nusa Tenggara Barat,geram dengan dinas kesehatan (Dinkes) Sebab,organisasi perangkat daerah (OPD) belum melaporkan peningkatan kasus demam berdarah (DBD) hingga beberapa anak meninggal.
pemerintah kabupaten Dompu seharusnya sudah dapat menetapkan katagori kejadian luar biasa dengan adanya kasus DBD Yang meningkat.Namun,KLB belum bisa ditetapkan lataran tak ada laporan dari Dinkes Dompu
KLB dapat ditetapkan apabila terjadi peningkatan kasus melebihi dua kali lipat dibandingkan periode yg sama,ada keresahan masyarakat,dan ada yg meninggal.kenapa mereka (Dinkes Dompu) diam ini,”tegasnya
Kepala bidang dan pengendalian dan pencegah penyakit (DBD) Dinkes Dompu,mengakui belum melakukan pelaporan atas terkait adanya peningkatan kasus DBD.alasannya,Dinkes Dompu tengah melakukan persiapan hasil penyelidikan epidemiologi terkait kasus yang terus meningkat.
Kami memang belum menyampaikan ke Pemda terkait dengan peningkatan kasus DBD ini,Sekarang ini kami tengah persiapkan hasil penyelidikan epidemiologi,
Menteri Kesehatan Nomor
1501/MENKES/PER/X/2025 tentang jenis penyakit menular Tertentu Yang Dapat Menimbulkan Wabah dan upaya penanggulan,DBD di Dompu sudah ditetapkan sebagai KLB.
Dinkes Dompu melakukan berbagai upaya untuk menekan penyebaran penyakit DBD,Tim kesehatan aktif melakukan survei jentik,(ABJ),serta melakukan sosialisasi pemberantasan serangan nyamuk (PSN) plus.
Selain itu,warga diminta melakukan abatesasi dan larvasidasi dengan menaburkan bubuk larvasida (abeta) pada bak penampungan air untuk membunuh jentik nyamuk.(Time Read tipikor investigasi News.id. NTB)






____________________________________________