Syukuran Panen Desa Pasamai, Wujud Kebersamaan dan Kepedulian Sosial Masyarakat

T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
───────────────────────────────────

Luwu ,tipikorinvestigasinews.id –
Tradisi syukuran panen kembali digelar masyarakat Desa Pasamai, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, pada Minggu (12/4/2026). Kegiatan ini menjadi agenda prioritas masyarakat setempat yang tidak hanya dimaknai որպես ungkapan rasa syukur atas hasil panen, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan solidaritas sosial antarwarga.

Syukuran panen yang dikenal sebagai simbol asseddi-seddinganna tau makkiaade’e ini mencerminkan kebersamaan masyarakat dalam berbagi hasil rezeki. Tidak hanya petani yang merasakan manfaat panen, tetapi juga masyarakat lain turut menikmati melalui tradisi berbagi yang dikemas dalam kegiatan syukuran tersebut.

Bacaan Lainnya

Dalam praktiknya, petani yang berhasil panen menyisihkan sebagian hasilnya untuk dibagikan kepada warga yang tidak bertani. Pola ini menjadi bentuk kepedulian sosial yang telah mengakar dan terus dijaga oleh masyarakat Desa Pasamai dari waktu ke waktu.

Kegiatan yang dilaksanakan secara sederhana di area pinggir aliran Sungai Suso ini dihadiri oleh Kepala Desa Pasamai beserta perangkat desa yang turut berbaur bersama masyarakat. Kehadiran pemerintah desa menunjukkan komitmen dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Penagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Salahuddin, SH. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Pasamai yang dinilai konsisten membangun kebersamaan masyarakat melalui kegiatan positif.

“Silaturahmi seperti ini merupakan modal sosial yang sangat besar. Jika terus dijaga, maka akan membawa keberkahan dan membuka pintu rahmat dari Allah SWT bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menilai, tradisi syukuran panen tidak hanya memperkuat hubungan sosial, tetapi juga menjadi contoh nyata praktik gotong royong dan kepedulian antarwarga yang patut dipertahankan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, masyarakat Desa Pasamai diharapkan terus menjaga tradisi yang sarat nilai kebersamaan tersebut, sekaligus memperkuat persatuan dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.

Penulis: Rusding Investigasi Nasional

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *