Jakarta, tipikorinvestigasinews.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong percepatan transformasi digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui koordinasi strategis Wakil Bupati Kukar H. Rendi Solihin dengan manajemen Shopee Indonesia di Kantor Pusat Shopee, Gama Tower lantai 33, Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026) malam.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya akselerasi digitalisasi UMKM, khususnya bagi pelaku usaha yang tergabung di Tangga Arung Square (TAS). Dalam agenda tersebut, Wabup Kukar didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar Sayid Fathullah, Kepala Bidang Pemberdayaan UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Kukar Fathul Alamin, serta Pejabat Fungsional Ahli Madya Penata Perizinan DPMPTSP Kukar Bahauddin.
Dari pihak Shopee Indonesia, rombongan Pemkab Kukar diterima oleh Risaldi, selaku Relationship Manager Shopee Indonesia Jakarta. Pertemuan ini difokuskan pada pembahasan langkah teknis dan strategi pengembangan UMKM Kukar agar mampu memanfaatkan platform e-commerce secara optimal.
Wakil Bupati Kukar H. Rendi Solihin menjelaskan bahwa hasil dari koordinasi ini akan segera ditindaklanjuti melalui kegiatan sosialisasi dan pendampingan awal bagi para pelaku UMKM. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan pemahaman serta praktik literasi digital, sehingga UMKM mampu beradaptasi dengan pola pemasaran berbasis daring.
Selain sosialisasi, Pemkab Kukar bersama Shopee Indonesia juga akan menyusun strategi teknis agar UMKM di Tangga Arung Square dapat segera “go digital” melalui berbagai fitur dan layanan e-commerce. Persiapan ini mencakup penyiapan sumber daya manusia, perangkat pendukung, hingga pembentukan ekosistem pemasaran digital yang terintegrasi.
Rendi menegaskan, pengembangan pemasaran produk melalui e-commerce Shopee tidak hanya difokuskan pada produk tertentu, tetapi akan diperluas pada berbagai komoditas unggulan Kukar, khususnya produk kerajinan dan oleh-oleh khas daerah yang memiliki potensi permintaan pasar tinggi.
“Melalui kerja sama ini, pemasaran produk UMKM Kukar di e-commerce akan diperluas, terutama untuk produk kerajinan dan oleh-oleh khas daerah yang memiliki demand tinggi di pasar nasional,” tegasnya.
Dengan terjalinnya koordinasi strategis ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara berharap UMKM lokal dapat meningkatkan daya saing, memperluas jangkauan pasar, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah berbasis digital. Red







____________________________________________