BREAKING NEWS
Lamongan, tipikorinvestigasinews.id -Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan dan swasembada pangan, warga Desa Kebalan Kulon bersama dengan jajaran Kodim 0812 melaksanakan kegiatan penanaman tanaman produktif di lahan kosong, Minggu (18/5/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 yang bertujuan untuk membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dandim 0812 Lamongan Letkol Arm Ketut Wira Purbawan menuturkan dalam kesempatan ini, sayur yang ditanam antara lain cabai, tomat, dan terong di lahan pekarangan maupun lahan tidur yang tidak termanfaatkan dan dengan penanaman ini, ibu-ibu rumah tangga dapat menghemat pengeluaran untuk belanja kebutuhan sehari-hari, karena mereka bisa memproduksi hasil pertanian sendiri.
“Harapan kita adalah ketahanan pangan nasional dapat terwujud melalui ketahanan pangan di tingkat rumah tangga. Segala sesuatu yang besar dimulai dari hal kecil,” katanya.
Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan program pemerintah dalam penghijauan. Mengingat perubahan iklim yang semakin ekstrem, penanaman pohon-pohon diharapkan dapat menghasilkan oksigen yang bermanfaat bagi lingkungan.
Dalam rangka mendukung program suasana pangan, Kodim 0812 juga melaksanakan pembangunan Tanggul Penahan Tanah (TPT) dan sumur bor yang akan menunjang pertanian di Desa Kebalan Kulon. Selain itu, demplot seluas 2 hektare dengan menggunakan varietas padi PMJ 01 yang memiliki keunggulan umur pendek dan produktivitas tinggi juga telah dilaksanakan. Dengan irigasi yang baik, diharapkan masa tanam padi dapat meningkat dari tiga menjadi empat kali dalam setahun.
“Seluruh masyarakat diharapkan dapat menjaga dan memelihara hasil pertanian ini agar dapat bertahan lama dan dirasakan manfaatnya bersama,” tuturnya.
Kemudian Andik Kepala Desa Kebalan Kulon menjelaskan program pemanfaatan lahan pekarangan ini diinisiasi oleh warga setempat, dengan dukungan dari Pak RT setempat. “Alhamdulillah, dengan adanya program ini, kami dapat memanfaatkan lahan yang tidak terpakai untuk menanam berbagai jenis tanaman,” ujarnya.
Hasil panen nantinya akan dibagikan kepada warga, khususnya yang terlibat dalam pengelolaan lahan, yaitu warga RT 5 dan RT 6. Sebanyak 800 bibit tanaman telah ditanam, dengan sebagian di antaranya dibagikan kepada warga. Jenis tanaman yang ditanam meliputi cabai kecil, cabai besar, terong, tomat, sawi, brokoli, dan sawo.
“Kami berharap hasil panen ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan warga,” tuturnya.
Selain budidaya tanaman, warga juga mengembangkan budidaya ikan lele di lima kolam yang telah disiapkan. “Insya Allah, budidaya ikan ini juga akan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya warga RT 5 dan 6,” jelasnya.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan ketahanan pangan di tingkat rumah tangga, tetapi juga memperkuat kerjasama antara masyarakat dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik.(Suli)
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran







____________________________________________