Tanjung Beringin, Sergai, tipikorinvestigasinews.idS- ebuah kegiatan sosial penuh makna dan sarat nilai kemanusiaan digelar di halaman Kantor Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Tanjung Beringin pada Sabtu pagi, pukul 07.30 WIB. Acara ini merupakan penyerahan dan pembagian lima ekor lembu kurban yang diperuntukkan bagi anak-anak yatim piatu dan keluarga tidak mampu dari setiap sekolah dasar di wilayah tersebut.
Kegiatan ini merupakan inisiatif dari para guru yang tergabung dalam lima kelompok SD sekecamatan Tanjung Beringin. Mereka secara sukarela bergotong royong mengumpulkan dana dan membeli hewan kurban sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, khususnya para siswa yang membutuhkan.

Firman Ginting, S.Pd., M.M., selaku Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan Kecamatan Tanjung Beringin, hadir langsung dalam acara tersebut dan memberikan apresiasi tinggi atas kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa aksi sosial ini menunjukkan bahwa peran guru tidak hanya sebatas di ruang kelas, namun juga hadir nyata dalam kehidupan sosial masyarakat.
“Kami sangat bangga atas semangat para guru yang tidak hanya mengajar dengan hati, tetapi juga berkurban dengan cinta. Ini adalah bentuk nyata pengabdian dan kepedulian terhadap masa depan anak-anak kita. Semoga kegiatan ini berkelanjutan dan membawa manfaat besar bagi para penerima,” ujar Firman Ginting.
Ketua panitia kegiatan, Mahdar Suryani, S.Ag., yang juga Kepala SD Negeri 106217 Lorong Amaliun, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya bersama untuk memberikan kebahagiaan dan dukungan moral kepada para siswa dan keluarganya yang berada dalam kondisi kurang mampu.
> “Ini adalah wujud kepedulian kita sebagai pendidik. Semoga langkah kecil ini membawa senyum dan semangat baru bagi anak-anak kita. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan di tahun-tahun berikutnya,” ujar Mahdar.
Seluruh panitia pelaksana terdiri dari guru dan kepala sekolah dari seluruh SD yang ada di Kecamatan Tanjung Beringin. Proses distribusi daging kurban dilakukan secara adil dan merata ke setiap sekolah, dengan data penerima yang telah diverifikasi terlebih dahulu agar tepat sasaran.
Kegiatan ini tidak hanya menebar daging kurban, tetapi juga menebar semangat kebersamaan, gotong royong, dan nilai-nilai keikhlasan. Para guru yang terlibat berharap, inisiatif ini bisa menjadi contoh dan inspirasi bagi komunitas pendidikan di daerah lain untuk terus menumbuhkan empati sosial dalam dunia pendidikan.
Penulis: Supriadi Azhar







____________________________________________
