Misteri Kematian Damaris di Wewewa Timur: Keluarga Desak Kepolisian Lakukan Penyelidikan Tuntas dan Transparan

TAMBOLAKA, 25/03/2026 – tipikorinvestigasinews.id-Pihak keluarga Almarhumah Damaris Ronga Mila Mesa (Mama Alfin), Noviana Ngongo (adik almarhumah), secara terbuka menyampaikan kegelisahan mereka terkait misteri hilang hingga ditemukannya korban dalam keadaan meninggal dunia di Wewewa Timur kilo meter 08 di Desa Tema Tana, 21/03/2026 yang lalu.

Keluarga berharap Kepolisian Sektor Polsek Wewewa Timur dan Polres Sumba Barat Daya dapat melakukan penyelidikan dengan standar kepolisian yang ketat guna mengungkap kebenaran di balik dugaan kasus pembunuhan ini.

Noviana Ngongo, saudara kandung almarhumah, mengungkapkan perasaannya, ada sejumlah kejanggalan yang dirasakan pihak keluarga sejak awal korban dilaporkan hilang.

Berdasarkan keterangan Noviana Ngongo merasakan ada kejanggalan, dirinya menerima telepon dari suami korban Marten Malo Nono (Bapak Alfin) pada 21/01/2026, dini hari sekitar pukul 02.43 WITA.

Dalam percakapan tersebut, suami korban mengabarkan bahwa istrinya telah hilang. Namun, narasi yang disampaikan dinilai tidak biasa oleh keluarga.
“Beliau (suami korban) bilang, tim doa di sana menyebut kakak saya hilang karena disembunyikan oleh ‘orang mati’. Ia bahkan meminta saya mencari tim doa lain karena setan yang menyembunyikan kakak saya dianggap sangat kuat,” ujar Noviana saat menceritakan kembali momen tersebut.

Kejanggalan serupa diungkapkan oleh kakak Almarhumah, Felisitas Dama Nairo mengungkapkan , sekitar pukul 02.34 WITA, Agustina mengabarkan lewat sambungan telepon dengan nomer baru, Almarhum sedang melakukan aktivitas menggoreng kopi bersamanya sebelum dinyatakan hilang pada jam 2.00 WITA.

Menurut Felisitas Sama Nairo dirinya merasa janggal, diperkuat dengan alasan situasi cuaca saat itu yang sedang dilanda hujan angin kencang sehingga menunda pencarian. Keluarga merasa aneh jika dalam waktu sesingkat itu, fokus pencarian justru diarahkan pada hal-hal mistis, bukan pencarian fisik secara intensif.
Saat hilangnya korban anggota keluarga dalam rumah dikabarkan mabuk miras, ” Tidak ada yang sadar” Ungksp Felisitas menceritakan dengan keheranan.

Rentang waktu dari jam 2.00 Wita Damaris Ronga Mila Mesa dikabarkan hilang:
1. Agustina lende mengabarkan ke Felisitas Dama Nairo (kakak korban) jam 2.34 Wita.
2. Marten Malo Nono (suami korban) ke Noviana Ngongo (adik korban) di jam 2.43.
— Hanya selisih 34 menit ke poenelpon pertama.
— Dan selisih 43 menit ke penelepon kedua.

Felisitas Dama Nairo (kakak) dan
Noviana Ngongo (adik), menyampaikan kejangaalan kejanggalan dalam rentan waktu yg sangat singkat dikabarkan saudaranya menghilang dan dikaitkan dengan hal mistis dituturkan saat dijumpai media di Tambolaka 23/03/2026.

Kusa Hukum keluarga, Andreas Lendenfeld Kandi, S.H, menegaskan bahwa “klien kami membutuhkan kejelasan hukum, bukan asumsi mistis. Oleh karena itu, mendesak pihak kepolisian untuk:
1. Melakukan Olah TKP secara Mendalam: memastikan setiap detail di lokasi penemuan jenazah diperiksa sesuai prosedur Inafis.
2. Pemeriksaan Saksi secara Intensif: Meminta keterangan dari semua pihak yang berkomunikasi terakhir dengan korban, termasuk mendalami keterangan saksi-saksi yang terlibat dalam proses awal pencarian.
3. Hasil Autopsi Medis: Keluarga sangat menantikan hasil pemeriksaan medis formal untuk memastikan penyebab pasti kematian, apakah terdapat unsur kekerasan atau tindak pidana” Tuturnya.
Lebih lanjut menyampaikan,
“Keluarga hanya ingin tenang. Satu-satunya cara agar kami tenang adalah jika misteri ini terungkap dengan jelas melalui penyelidikan polisi yang benar,” tegas Anderias.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait hasil penyelidikan maupun penyebab pasti kematian korban. Media juga masih berupaya menghubungi pihak-pihak yang disebut dalam kronologi untuk memperoleh konfirmasi.

Redaksi membuka ruang hak jawab,koreksi dan klarifikasi bagi semua fihak yang terkait dalam pemberitaan ini

Sesuai dengan prinsip praduga tak bersalah, semua pihak yang terkait dalam peristiwa ini diharapkan dapat memberikan keterangan yang diperlukan guna membantu proses penyelidikan.

Reporter: Gunter Guru Ladu Meha

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *