Batam ,13/05/2026 Tipikorinvestigasinews.id Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam mengikuti penilaian Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) oleh tim penilai internal dari Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan evaluasi tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Penilaian dilakukan oleh Tim Penilai Internal (TPI) 9 Inspektorat Jenderal Kemenimipas RI dan diikuti langsung Kepala Lapas Batam, Yosafat Rizanto, bersama tim pembangunan Zona Integritas.
Dalam paparannya, Yosafat Rizanto menegaskan komitmen seluruh jajaran Lapas Batam untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat maupun warga binaan dalam proses pembangunan menuju WBBM tahun 2026.
Menurutnya, pembangunan Zona Integritas tidak hanya sebatas pemenuhan administrasi, tetapi harus menjadi budaya kerja yang diterapkan secara konsisten dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Seluruh jajaran Lapas Batam terus berupaya menghadirkan pelayanan yang transparan, cepat, dan humanis. Penilaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan perbaikan yang ditunjukkan melalui tujuh inovasi pelayanan,” ujarnya.
Usai pemaparan, tim penilai melanjutkan kegiatan dengan survei virtual secara langsung meninjau berbagai area layanan di lingkungan Lapas Batam.
Dalam proses evaluasi tersebut, tim penilai melakukan pendalaman terhadap enam area perubahan pembangunan Zona Integritas, meliputi manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Sebagai bentuk komitmen peningkatan layanan, Lapas Batam juga memperkenalkan tujuh inovasi unggulan, yakni SLIR, Informasi Digital, Si-Mael, Pengaduan Berbasis WhatsApp, Biogas, Si Omega, dan E-Trolling.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan penuh semangat kolaboratif. Melalui proses evaluasi ini, Lapas Batam diharapkan semakin memperkuat komitmen dalam mewujudkan institusi pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2026.Humas
*Erwin







____________________________________________