PANGKALAN BANTENG, tipikorinvestigasinews.id — Sanggar Seni Tari Manunggal Budaya Desa Sungai Pakit, Kecamatan Pangkalan Banteng, menggelar tasyakuran satu dekade atau 10 tahun berdirinya sanggar seni tersebut pada Senin (18/05/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB.
Kegiatan berlangsung penuh kekeluargaan dan diisi dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan sanggar dalam melestarikan seni dan budaya daerah.
Acara tersebut dihadiri oleh Danramil Pangkalan Banteng, Kapolsek Pangkalan Banteng, Wakapolsek Pangkalan Banteng, Kepala Desa Sungai Pakit, pimpinan Paguyuban Seni Tari Manunggal Budaya beserta anggota, serta Bhabinkamtibmas.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan, sambutan dari pimpinan Sanggar Seni Tari Manunggal Budaya, sambutan Kapolsek Pangkalan Banteng, sambutan Danramil Pangkalan Banteng, doa bersama, hingga penutupan acara.
Dalam sambutannya, Kapolsek Pangkalan Banteng, Iptu Agung Sugiarto, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tasyakuran tersebut. Ia berharap Sanggar Seni Tari Manunggal Budaya dapat terus berkembang dan menjadi wadah pelestarian budaya, khususnya seni budaya Jawa di wilayah Kecamatan Pangkalan Banteng.
“Terima kasih atas terselenggaranya acara ini. Semoga Sanggar Seni Tari Manunggal Budaya terus berkembang dan tetap nguri-uri seni budaya Jawa,” ujarnya.
Kapolsek juga memberikan motivasi kepada seluruh anggota sanggar agar terus melakukan regenerasi kepada generasi muda sehingga kesenian dan budaya dapat terus terjaga dari masa ke masa.
Selain itu, ia mengajak seluruh anggota sanggar untuk selalu menjaga semangat kebersamaan, guyub rukun, serta terus berprestasi dalam bidang seni budaya.
Kegiatan tasyakuran berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban. Momentum tersebut juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara aparat, pemerintah desa, dan masyarakat pecinta seni budaya di Desa Sungai Pakit.
Pewarta: AGM







____________________________________________
