Aceh Singkil | Tipikorinvestigasinews.id ~ Pemerintah Kecamatan Singkil melakukan langkah nyata dalam mereformasi birokrasi dan mempererat silaturahmi antar-aparatur melalui gelaran Apel Gabungan yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Camat Singkil, Jalan Sech Hamzah Fansuri, Desa Pulo Sarok, Senin (20/7/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas protokoler, melainkan sebuah momentum strategis untuk menyatukan persepsi pelayanan publik di seluruh tingkatan. Dipimpin langsung oleh Camat Singkil, Khairuddin, SE, dengan didampingi Sekretaris Camat (Setcam) Adrian Mitra, S.Sos, apel ini dihadiri oleh jajaran Imuem Mukim, para Kepala Desa (Geuchik), perangkat desa, hingga staf sekretariat kecamatan.
Desa Sebagai Garda Terdepan Dalam amanatnya yang progresif, Camat Khairuddin menekankan bahwa pemerintah desa adalah wajah utama pemerintah di mata masyarakat. Ia mengingatkan bahwa hampir seluruh kebutuhan dasar warga—mulai dari administrasi kependudukan, surat keterangan domisili, hingga akses bantuan sosial—bermula dari meja kantor desa.
“Aparatur desa harus memiliki kesadaran penuh bahwa jabatan adalah amanah. Saya instruksikan kepada seluruh perangkat desa untuk terus meng-upgrade kualitas pelayanan. Jangan ada hambatan birokrasi yang menyulitkan warga,” tegas Khairuddin.
Kolaborasi Inklusif dan Program Unggulan 2026 Lebih lanjut, Khairuddin mendorong para Kepala Desa untuk menerapkan prinsip kepemimpinan kolaboratif. Ia meminta agar setiap program kerja melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk Badan Permusyawaratan Kampung (BPKam), PKK, kader kesehatan, tokoh agama, hingga unsur pemuda.
Kegiatan apel ini juga menjadi fondasi kuat bagi suksesnya tiga program unggulan Kecamatan Singkil tahun 2026, yaitu:
Kaling (Kantor Keliling): Upaya jemput bola pelayanan administrasi.
Suling (Subuh Keliling): Penguatan nilai spiritual dan dialog langsung dengan warga.
Goling (Gotong Royong Keliling): Revitalisasi budaya kerja bakti lingkungan.
Apresiasi dari Akar Rumput: “Sekat Birokrasi Telah Runtuh” Dukungan penuh mengalir dari tingkat desa. Basir Tanjung, Kepala Desa Ujung Bawang, menyatakan bahwa pembinaan rutin seperti ini sangat efektif dalam menyelaraskan visi kerja. Menurutnya, kehadiran intensif pimpinan kecamatan di tengah-tengah perangkat desa telah meruntuhkan dinding birokrasi yang selama ini terasa kaku.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Camat dan jajaran. Melalui apel ini, koordinasi antara Kecamatan, Kemukiman, dan Desa menjadi sangat harmonis. Kami merasa lebih percaya diri menjalankan peran sebagai ujung tombak pemerintah karena pembinaan yang dilakukan sangat konsisten,” ujar Basir.
Dengan sinergi yang semakin solid, Pemerintah Kecamatan Singkil optimis bahwa efektivitas pelayanan publik di tahun 2026 akan meningkat signifikan, menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan sepenuhnya berpihak pada kepentingan rakyat, ” ungkapnya.{*}
Laporan : Khalikul Sakda







____________________________________________
