Batam /BANJARNEGARA, Jawa Tengah,23/07/2026- tipikorinvestigasinews.id Ketua Bunda Milenial Banjarnegara, Dewi Ratih, mengajak seluruh masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk terus mencintai, mengenakan, dan melestarikan kebaya sebagai bagian dari identitas budaya bangsa. Ajakan tersebut disampaikannya dalam rangka memperingati Hari Kebaya Nasional yang diperingati setiap 24 Juli.
Mengusung tema “Kebaya Nusantara: Mewarisi Keanggunan, Mempersatukan Keberagaman,” Dewi Ratih menegaskan bahwa kebaya bukan sekadar busana tradisional, melainkan simbol keanggunan perempuan Indonesia yang sarat dengan nilai budaya, kesopanan, serta semangat persatuan di tengah keberagaman.
“Kebaya adalah warisan budaya yang menyatukan kita. Di balik setiap motif dan desainnya tersimpan nilai-nilai luhur yang diwariskan dari generasi ke generasi. Melalui Hari Kebaya Nasional, mari kita terus menjaga dan melestarikannya sebagai kebanggaan bangsa,” ujar Dewi Ratih, Kamis (23/7/2026).
Menurutnya,
keberagaman budaya Indonesia merupakan kekayaan bangsa yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus. Kebaya, yang hadir dalam beragam corak dan ciri khas dari berbagai daerah di Nusantara, menjadi simbol pemersatu yang mencerminkan jati diri perempuan Indonesia.
Ia berharap generasi muda, khususnya kaum perempuan di Banjarnegara, semakin bangga mengenakan kebaya dalam berbagai kesempatan, baik pada kegiatan adat, dunia pendidikan, lingkungan pemerintahan, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Melestarikan kebaya bukan berarti hanya mengenakannya pada acara seremonial, tetapi juga menanamkan rasa bangga terhadap budaya bangsa dalam kehidupan sehari-hari. Dari Banjarnegara, mari kita tunjukkan bahwa budaya adalah kekuatan yang mempersatukan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Dewi Ratih mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Hari Kebaya Nasional sebagai momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap budaya lokal sekaligus mempererat persaudaraan dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika.
“Selamat Hari Kebaya Nasional. Semoga kebaya terus menjadi simbol keanggunan, kebersamaan, dan warisan budaya yang tetap lestari di tengah perkembangan zaman,” pungkasnya.
Peringatan Hari Kebaya Nasional diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Indonesia akan pentingnya menjaga, melestarikan, dan mewariskan nilai-nilai budaya sebagai bagian dari identitas serta kebanggaan bangsa di tengah arus modernisasi.: Erwin







____________________________________________
