Tenggarong, tipikorinvestigasinews.id – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) meluncurkan program Aksi Perubahan “SiPeSAT” yaitu Strategi Pengawasan Keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan. Program ini bertujuan untuk menjamin kesehatan masyarakat dalam mengkonsumsi Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) yang aman dan bermutu. Minggu 29 Juni 2025.
Kepala Bidang Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kukar, Aji Deni HM, menjelaskan bahwa program SiPeSAT ini dilaksanakan dengan jejaringan keamanan pangan dan stakeholders terkait, termasuk Koordinator Penyuluh Pertanian dan Penyuluh Pertanian. “Dengan adanya pengawasan keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan yang ketat dan terstruktur, diharapkan masyarakat dapat mengkonsumsi Pangan Segar Asal Tumbuhan dengan aman dan bermutu,” ujarnya.
Program SiPeSAT telah melakukan sosialisasi di 5 kecamatan, yaitu Tenggarong, Loa Kulu, Marang Kayu, Muara Kaman, dan Sebulu. Ada 97 petani hortikultura dari 5 kecamatan yang terlibat dalam program ini, dan 293 sampel sayur dan buah yang diuji rapid residu pestisida.
Aji Deni HM menambahkan bahwa pengawasan keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan bukan hanya tanggung jawab Dinas Ketahanan Pangan saja, namun juga tanggung jawab bersama dalam hal ini beberapa stakeholders yang terkait dalam Keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan.
Dengan adanya program SiPeSAT, diharapkan masyarakat Kukar dapat mengkonsumsi Pangan Segar Asal Tumbuhan yang aman dan bermutu, serta terhindar dari risiko kesehatan yang mungkin ditimbulkan oleh Pangan Segar Asal Tumbuhan yang tidak aman.*(Tim/Red)







____________________________________________
