Banyuwangi, Tipikorinvestigasinews.id – Karyawan Pengairan Banyuwangi dan Jajaran Koordinator Sumberdaya Air Singojuruh melakukan kerja bakti membersihkan material pasir lumpur di DAM Kaliweni Songgon (4/7) guna menormalkan Jaringan Irigasi Primer dan sekunder akibat banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu. Kegiatan bersih-bersih tersebut dilakukan bersama aparat TNI dari Koramil 0825/20 Songgon, Perwakilan BPBD Songgon, relawan, dan Himpunan Petani Pemakai Air ( HIPPA ) Desa Bedewang pada hari Jumat (4/7).
Banjir Bandang yang melanda pada hari Senin (30/6) lalu mengakibatkan dampak kerusakan di bendung Kaliweni dan membawa material pasir lumpur hingga menutupi ruas saluran Irigasi. Banjir terjadi karena curah hujan yang tinggi beberapa waktu lalu di hulu sungai badeng, yaitu rata-rata 50 mm/detik. Seperti diberitakan bahwa peristiwa Banjir Bandang Badeng selain mengakibatkan 1 koban jiwa meninggal pada banjir bandang ini, juga mengakibatkan kerusakan beberapa jembatan dan prasarana irigasi termasuk DAM Kaliweni yang mengairi lahan sawah 260 Ha. Kerugian lain yang ditimbulkan adalah rusaknya fasilitas umum seperti tandon, pipa saluran air bersih, dan ambrol nya sempadan sungai
Pada acara kerjabakti tersebut, Danramil 0825/20 Songgon, Banyuwangi, Kapten Yulianto mengatakan kerja bakti dipelopori Dandim 0825 Banyuwangi, dimaksudkan untuk memulihkan keadaan, dan kelancaran distribusi Irigasi Pertanian serta untuk menenangkan masyarakat yang terdampak bencana.
Kegiatan kerja bakti ini difokuskan pada pembersihan saluran irigasi yang tersumbat akibat banjir. Kebersihan saluran irigasi merupakan hal yang vital bagi pertanian di Daerah Irigasi Kaliweni seluas 260 Hektar, sehingga kegiatan ini menjadi prioritas.
Koordinator Sumber Daya Air Singojuruh, Warsini – mewakili Dinas PU Pengairan Banyuwangi yang turut serta dalam kegiatan ini, mengatakan ini menunjukkan sinergi yang baik antara TNI, pemerintah dan Masyarakat Petani, yang tergabung dalam HIPPA, “bahwa kehadiran mereka juga memberikan semangat dan motivasi bagi warga untuk berpartisipasi aktif. Masyarakat setempat juga antusias membersihkan saluran irigasi, menyadari pentingnya saluran irigasi yang bersih bagi keberlangsungan pertanian mereka”
Banjir yang terjadi sebelumnya mengakibatkan banyak sampah dan material lainnya menyumbat saluran irigasi.
Ketua Hippa Desa Bedewang, Abdul Rohman Saleh, menambahkan ” Kegiatan ini sangat positif karena kerja bakti ini dapat mengatasi gangguan aliran air dan menghindari potensi kerusakan pada tanaman.
Dengan dibersihkannya saluran irigasi, diharapkan aliran air kembali normal dan mencegah potensi kerugian bagi para petani. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian HIPPA dan petani dan seluruh elemen masyarakat terhadap sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian utama di Daerah Irigasi Kaliweni ini, pungkasnya.”
Pewarta : Wiwit H







____________________________________________
