Banda Aceh- Tipikorinvestigasinews.id Kamis, 17 Juli 2025 — Komitmen dan kerja nyata Wakil Bupati Hasan Basri, ST., MM., kembali menuai apresiasi tinggi dari pemerintah provinsi. Dalam acara puncak Hari Koperas ke-78 Tahun 2025, yang digelar di halaman Kantor Gubernur Aceh, Hasan Basri menerima penghargaan prestisius sebagai Tokoh Pejabat Tercepat dalam Aksi Nyata Pemberdayaan Koperasi Desa (Kopdes).

Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas kecepatan, ketegasan, dan efektivitas langkah Wabup Hasan Basri dalam mendorong kebangkitan koperasi desa dipidie jaya Ia dinilai sebagai pemimpin yang tidak hanya memiliki visi besar dalam membangun ekonomi kerakyatan, tetapi juga keberanian dan ketulusan untuk turun langsung ke lapangan — bahkan dalam kondisi ekstrem sekalipun.
Kalau itu urusan rakyat, maka hujan dan badai bukan alasan. Kaki saya akan tetap melangkah, tangan saya akan tetap bekerja, dan hati saya akan terus bersama mereka,” ujar Wabup Hasan Basri dalam pidatonya yang disambut tepuk tangan meriah dari para tamu undangan.
Hasan Basri, yang dikenal luas dengan sapaan “Nyaksan”, memang bukan tipe pemimpin yang hanya bekerja dari balik meja. Dalam satu tahun terakhir, ia telah mengunjungi lebih dari 50 desa terpencil dipidie jaya untuk mendengarkan langsung aspirasi warga, meninjau kondisi koperasi, dan memberikan solusi konkret bagi masalah-masalah yang dihadapi masyarakat
Dari data Dinas Koperasi selama masa kepemimpinan Hasan Basri, tercatat peningkatan signifikan dalam jumlah koperasi aktif dan produktif. koperasi baru berhasil didirikan, dan lebih dari 80% koperasi
Gubernur Aceh dalam sambutannya menyampaikan bahwa Hasan Basri adalah contoh nyata pemimpin muda yang mampu menjawab tantangan zaman dengan kerja nyata, bukan sekadar retorika. “Kami tidak hanya melihat capaian statistik, tetapi juga melihat gerakan dan semangatnya di lapangan. Hasan Basri telah membuktikan bahwa birokrasi bisa cepat, asal pemimpinnya punya nyali dan nurani,” ungkap Gubernur.
Penghargaan ini juga menjadi inspirasi bagi kepala daerah lain di seluruh Aceh agar lebih aktif dan inovatif dalam menggerakkan koperasi sebagai motor ekonomi desa
Bagi Hasan Basri, koperasi bukan sekadar lembaga ekonomi, tetapi juga ruang solidaritas dan kedaulatan ekonomi rakyat. Ia meyakini bahwa kemandirian desa hanya bisa tercapai jika masyarakat mampu mengelola dan menikmati hasil ekonominya sendiri, tanpa terlalu bergantung pada bantuan luar.
Selama ini banyak orang mengira perubahan itu harus menunggu anggaran besar. Padahal yang paling dibutuhkan justru kehadiran nyata, niat baik, dan gerak cepat. Saya ingin buktikan bahwa koperasi bisa jadi tulang punggung desa jika dikelola dengan benar dan didukung penuh oleh pemerintah,” jelas Hasan Basri.
Liputan syarli aceh







____________________________________________
