BREBES,tipikorinvestigasinews.id-Setelah Penyegelan Gondola penyebrangan di atas Sungai Pedes yang Menghubungkan dukuh Wadasgumantung, desa Kutamendala, kabupaten Brebes, Anggota DPRD Kabupaten Brebes dari Partai Amanat Nasional (PAN), Ade Apriyanto, SSi, Langsung Bergerak Cepat, Sebagai perwakilan dari Daerah Pemilihan Dapil 2, Ade bersama
Pemerintah Kabupaten, Kodim 0713/Brebes, Membuka akses jalan menuju Jembatan Merah Putih di Dukuh Wadasgumantung, Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong.

Proyek pembangunan jalan sepanjang dua kilometer dari Dukuh Satir ke Dukuh Wadasgumantung ini dijadwalkan mulai dikerjakan pada Januari 2025.
Langkah ini diawali dengan peninjauan lapangan Bersama Plt Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Brebes, Agus Pramono, serta unsur Muspika setempat, Rombongan memetakan jalur strategis yang akan menjadi penghubung utama menuju Jembatan Merah Putih.
Ade Apriyanto S,si, Sebagai perwakilan Dewan dari Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Brebes, yang meliputi Kecamatan Bumiayu, Tonjong, Sirampog, dan Paguyangan,
menegaskan, pembangunan jalan tersebut menjadi prioritas demi mengakhiri “ketergantungan” warga pada gondola yang selama ini menjadi satu-satunya sarana penyeberangan. Yang di khawatirkan bisa membahayakan keselamatan warga,

“Jalan penghubung ini diharapkan akan mengakhiri ketergantungan warga pada gondola yang riskan dan berisiko. Dengan akses jalan yang memadai, keselamatan dan aktivitas ekonomi warga bisa lebih terjamin,” tegas Ade,
Selain memetakan jalur, Rombongan juga mengecek kondisi gondola yang selama ini digunakan warga sebagai penyeberangan darurat.
Sementara itu Dandim 0713 Brebes Letkol Inf Sapto Broto, memberikan pengarahan kepada warga agar mematuhi kapasitas maksimal dua orang per perjalanan. Ia juga mengimbau Pemerintah Desa Kutamendala untuk rutin mengecek kondisi gondola agar tetap layak pakai.
“Kami tekankan pentingnya perawatan gondola, termasuk pelumasan tali seling dan roda penggerak secara rutin. Ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” Tak berhenti di situ, pengerjaan akses jalan akan dimulai dengan karya bakti pembuatan talud di sisi kanan dan kiri Jembatan Merah Putih, mulai Kamis (19/12/2024).

Pembangunan ini melibatkan personel Koramil Tonjong dan warga setempat. Talud tersebut berfungsi memperkuat stabilitas jalan agar lebih kokoh dan tahan terhadap cuaca.
Pemerintah optimistis, akses jalan baru ini akan memperlancar mobilitas warga sekaligus memperkuat perekonomian di wilayah Tonjong dan sekitarnya.
“Dengan akses jalan yang lebih baik, aktivitas ekonomi bisa meningkat. Ini bagian dari upaya kita menciptakan konektivitas yang mendukung pertumbuhan wilayah,”
Plt Sekretaris Dinas PU Brebes, Agus Pramono, menambahkan, pengerjaan jalan menuju Jembatan Merah Putih akan menggunakan anggaran tahun 2025. Ia memastikan proses pembangunan akan dipercepat agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat.
“Secepatnya, dengan anggaran 2025, pembuatan jalan akan dikerjakan. Ini menjadi salah satu prioritas utama,”
Pemerintah berharap, dengan selesainya akses jalan tersebut, penggunaan gondola yang berisiko dapat dihentikan sepenuhnya.
Kontributor investigasi ( elang 08 )






____________________________________________
