Bekasi 22 Februari 2026-tipikorinvestigasinews.id-Kerusakan infrastruktur jalan di Perumahan Grand Mutiara Gading, Setu, Kabupaten Bekasi, memicu keresahan warga.
Sejumlah ruas di blok J, H, dan I dilaporkan berlubang serta kerap tergenang air saat hujan, sehingga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan sekaligus mengganggu mobilitas harian masyarakat.
Perumahan yang dikenal memiliki akses strategis menuju pusat kota dan kawasan industri seperti Kawasan Industri MM2100 itu dihuni banyak pekerja sektor industri.
Kondisi jalan rusak membuat perjalanan warga menjadi tidak nyaman dan berisiko, terutama bagi pengendara roda dua.

Ketua RW setempat, Pujiono, mengungkapkan bahwa keluhan warga telah disampaikan berulang kali. Bahkan, perbaikan swadaya sudah dilakukan dua kali, yakni pada 2022 dan 2025. Namun, upaya tersebut hanya bersifat sementara karena belum ada penanganan permanen dari pihak pengembang.
Menurutnya, jalan lingkungan tersebut belum diserahterimakan kepada pemerintah daerah sehingga proses perbaikan resmi masih terkendala kewenangan.
Untuk itu, pihak pengurus lingkungan telah melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi, termasuk DPRD Kabupaten Bekasi dan Bank BTN, guna mendorong percepatan penyelesaian status fasilitas umum.
Warga berharap pengembang segera mengambil langkah konkret memperbaiki akses jalan sebelum kerusakan semakin parah.
Mereka menegaskan bahwa infrastruktur jalan bukan sekadar fasilitas lingkungan, melainkan unsur penting yang berkaitan langsung dengan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat.
Pewarta: Dwi Eko







____________________________________________
