Soe NTT, tipikorinvestigasinews.id Rabu 26 Maret 2025,Bantuan langsung tunai( BLT) dana desa binenok,kecamatan Kotolin, kabupaten TTS, provinsi NTT, oleh kebijakan kepala Desa Binenok Thimotius Nenohalan pangkas RP.50.000,setiap warganya yang menerima bantuan tersebut.
Informasi yang di himpun awak media ini bahwa ada sekian banyak warga desa Binenok yang mengaduh ke pihak media ini bahwa dana bantuan BLT berupa uang selalu di pangkas oleh kepala Desa Binenok untuk selanjutnya uang tersebut di pakai untuk pekerjaan sebuah jembatan mini di desa tersebut.
Warga yang tidak puas dengan kebijakan dari kepala desa yang mengatakan bahwa setiap warga yang tidak keluar untuk ikut kerja jembatan tersebut dana bantuannya di pangkas Rp 50.000.ujar warga Desa Binenok.
Di sini terdaftar nama-nama warga penerima manfaat BLT di antaranya:1.katarina maubanu.RT.07.RW03 dusun B desa Binenok
2.Simon Peres Nenohalan,RT.10.RW.04 Dusun B.Desa Binenok
3.Marthen Nenohalan.RT.11.RW 04 dusun B
4.Yohana Tualaka di wakili oleh Ferdinan Banunaek RT 11.RW 04
5.Teroci Sae RT 01.RW 02.dusun A.Desa Binenok kecamatan Kotolin,dan masih banyak lagi warga yang menjadi korban di sana.
Informasi bahwa uang di kumpulkan berjumlah Rp 950.000.dari 19 warga yang tidak turut kerja Deker atau jembatan kecil tersebut.
Dari informasi yang ada warga tidak setuju dengan tindakan kepala desa Binenok warga mengatakan bahwa bantuan untuk orang miskin dari pemerintah Desa, tetapi kenapa mesti di potong lagi,dan untuk pekerjaan jalan atau jembatan atau sejenisnya itu punya dana sendiri,Gumam seorang warga yang tidak mau menyebutkan identitasnya.
Ketika di konfirmasi oleh masyarakat,kepala desa Timotius Nenohalan mengatakan bahwa saya mengikuti kebiasaan dari kepala- kepala desa sebelum saya menjabat,mereka sudah melakukan potongan bagi warga penerima BLT yang apabila tidak ikut kerja seperti perbaikan jalan,jembatan yang rusak dan lain sebagainya,itu harus di potong uang bantuannya untuk kontribusi kegiatan yang ada,tutur warga di sana.
Ketika awak media ini dikonfirmasi kades Binenok melalui via chat dan telpon genggam juga tidak di responi sampai dengan berita ini di tayangkan.
Liputan Devisi Intelijen NTT Apolos Selan






____________________________________________
