Mamasa Tipikorinvestigasinews.id 20 November 2025 — Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, meninjau sekaligus meresmikan pelaksanaan tahap pertama program percetakan sawah di Desa Rambusaratu, Kecamatan Rambusaratu. Desa ini menjadi lokasi perdana pelaksanaan program strategis nasional yang digulirkan oleh Kementerian Pertanian sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional.
Turut hadir dalam kegiatan ini Dandim 1428 Mamasa beserta jajaran selaku penanggung jawab pelaksanaan cetak sawah di Kabupaten Mamasa, Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian, Nanda Rahmayuli, Kepala Dinas Pertanian dan Lingkungan Hidup Kabupaten Mamasa, serta para kelompok tani Desa Rambusaratu.

Program cetak sawah ini merupakan upaya peningkatan produksi pangan daerah melalui perluasan lahan produktif dan penguatan sektor pertanian. Untuk tahun 2025, Kabupaten Mamasa memperoleh kuota cetak sawah seluas 1.000 hektar, namun hingga kini baru terealisasi 300 hektar. Pemerintah daerah menargetkan sisa kuota dapat diselesaikan pada tahun 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Welem Sambolangi menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penuh program ketahanan pangan nasional.

> “Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi kita dengan Kementerian Pertanian. Kabupaten Mamasa akan terus mendukung program pemerintah pusat yang menuntut setiap daerah mewujudkan swasembada pangan,” ujarnya.
Sementara itu, kelompok tani di Desa Rambusaratu menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas terlaksananya program tersebut.
> “Kami sebagai kelompok tani sangat menyambut baik program ini, dan kami berharap dapat meningkatkan kesejahteraan serta taraf kehidupan kami,” ungkap salah satu perwakilan kelompok tani.
Dengan dimulainya tahap pertama percetakan sawah ini, Pemerintah Kabupaten Mamasa optimis bahwa penguatan produksi pangan dapat tercapai dan berkontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan daerah maupun nasional.
Pewarta media Tipikor kaperwil sulbar ansar.







____________________________________________
