Ogan Ilir, Sumsel,tipikorinvestigasinews.id –Rabo 18 Desember 2024
Suryadi, warga Desa Lubuk Tunggal, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, hingga kini belum mendapat bantuan program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari pemerintah.

Dalam wawancara bersama awak media, Suryadi yang akrab disapa Edi mengungkapkan, dirinya sudah hampir 20 tahun tinggal di rumah yang kondisinya tidak layak. Namun, hingga saat ini, harapan untuk mendapatkan bantuan perbaikan rumah belum terealisasi.
“Selama hampir 20 tahun tinggal di rumah ini, belum ada bantuan dari pemerintah untuk bedah rumah saya, padahal saya warga sini. Rasanya seperti dianaktirikan, karena warga lain sudah banyak yang dapat bantuan,” ujar Suryadi dengan nada kecewa.

Menurutnya, ia telah berupaya mengajukan permohonan bantuan bedah rumah melalui pemerintah desa beberapa tahun lalu, namun tidak ada tindak lanjut yang jelas. “Saya sudah menghadap ke pemerintah desa, tetapi jawabannya hanya ‘nantilah diusahakan.’ Sementara, setiap tahun warga lain terus mendapat bantuan,” tambahnya.
Rumah Suryadi saat ini berada dalam kondisi memprihatinkan, dengan struktur bangunan yang reyot dan tidak layak huni. Ia bersama istri dan lima anaknya tinggal di rumah tersebut, berharap pemerintah segera memberikan perhatian dan bantuan yang sangat dibutuhkan.
Program bedah rumah RTLH sendiri menjadi salah satu prioritas pemerintah untuk tahun 2024, meski terkendala keterbatasan anggaran. Pemerintah melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) menyatakan tetap berkomitmen memperbaiki RTLH meskipun anggaran harus dibagi dengan program prioritas lainnya.
Suryadi berharap, tahun ini menjadi momen bagi pemerintah untuk memperhatikan kondisinya. “Saya hanya ingin keluarga saya bisa tinggal di rumah yang layak. Mohon perhatian dari pemerintah,” tutupnya penuh harap.
Tim-Investigasi
Sumber: Suryadi






____________________________________________