Jakarta : Tipikorinvestigasinews.id- Pendiri Pejuang Pendidikan Indonesia Dr. Iswadi, M.Pd. mengatakan Pendidikan karakter di sekolah merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam perkembangan peserta didik. Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, tantangan terhadap pembentukan karakter generasi muda semakin besar. Oleh karena itu, Dr. Iswadi sebagai seorang tokoh pendidikan menekankan pentingnya pendidikan karakter di lingkungan sekolah untuk membentuk kepribadian yang kuat dan bermoral bagi setiap individu. Pendidikan karakter diharapkan dapat menjadi dasar dalam membentuk manusia yang tidak hanya cerdas dalam bidang akademis, tetapi juga memiliki sikap yang baik, nilai-nilai moral yang luhur, serta rasa tanggung jawab sosial yang tinggi.Hal tersebut disampaikan , Dr. Iswadi, M. Pd. kepada wartawan, Minggu 19 Januari 2025.
Dr. Iswadi berpendapat bahwa pendidikan karakter bukanlah hal yang baru, melainkan sesuatu yang harus dibangun sejak dini dan diintegrasikan dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari di sekolah. Sebab, sekolah bukan hanya tempat untuk menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga merupakan tempat yang strategis untuk menanamkan nilai-nilai moral dan sosial yang baik. Oleh karena itu, pendidikan karakter harus menjadi bagian dari kurikulum yang harus diterapkan secara konsisten oleh semua pihak yang terlibat dalam proses pendidikan, baik itu guru, orang tua, maupun masyarakat.
Alumni Program Doktoral Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta tersebut mengatakan Pada dasarnya, pendidikan karakter bertujuan untuk membentuk kepribadian siswa yang memiliki integritas, empati, kedisiplinan, rasa tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama. Dr. Iswadi menjelaskan bahwa karakter yang baik tidak hanya bermanfaat bagi individu itu sendiri, tetapi juga bagi masyarakat luas. Sebagai contoh, ketika seorang siswa memiliki karakter yang jujur, ia akan tumbuh menjadi pribadi yang dapat dipercaya dan dapat memberikan kontribusi positif terhadap lingkungannya. Begitu pula dengan sifat-sifat lain seperti tanggung jawab, kerjasama, dan kedisiplinan, yang akan menciptakan masyarakat yang lebih harmonis dan produktif.
Dr. Iswadi, M.Pd mengatakan Pendidikan karakter di sekolah seharusnya melibatkan pendekatan yang menyeluruh, yaitu mengembangkan karakter secara holistik yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Dr. Iswadi mengungkapkan bahwa pengembangan karakter tidak dapat dipisahkan dari pembelajaran akademik yang dilakukan di sekolah. Kedua hal ini harus berjalan seiring, karena kecerdasan intelektual yang tinggi tanpa disertai dengan karakter yang baik akan menghasilkan individu yang cerdas namun tidak memiliki empati atau moral yang baik. Sebaliknya, seseorang yang memiliki karakter baik tetapi kurang cerdas juga akan menghadapi kesulitan dalam beradaptasi dengan tuntutan zaman.
Dr. Iswadi, M.Pd mengatakan Dalam implementasinya, pendidikan karakter di sekolah dapat dilakukan melalui berbagai metode, mulai dari pembelajaran yang berbasis nilai-nilai moral hingga kegiatan ekstrakurikuler yang mendorong kerjasama dan kepemimpinan. Dr. Iswadi juga menekankan pentingnya keteladanan dari para pendidik. Guru sebagai agen perubahan harus bisa menjadi contoh yang baik bagi siswa dalam perilaku sehari-hari, baik di dalam maupun di luar kelas. Melalui keteladanan, siswa akan belajar lebih banyak dari apa yang mereka lihat dan alami secara langsung, dibandingkan hanya melalui teori semata.
Salah satu hal yang sering ditekankan oleh Dr. Iswadi dalam diskusinya adalah perlunya penguatan kerja sama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. Pendidikan karakter bukanlah tugas sekolah semata, melainkan merupakan tanggung jawab bersama. Orang tua memiliki peran yang sangat besar dalam menanamkan nilai-nilai karakter sejak anak-anak masih berada di rumah. Dalam hal ini, komunikasi yang baik antara guru dan orang tua sangat dibutuhkan untuk memastikan bahwa pembentukan karakter yang dilakukan di sekolah dapat diperkuat dengan pendidikan yang serupa di rumah.
Tidak hanya itu, Dr. Iswadi juga mengingatkan bahwa di era digital seperti sekarang ini, tantangan dalam membentuk karakter semakin kompleks. Teknologi yang semakin berkembang pesat mempengaruhi pola pikir dan perilaku generasi muda. Oleh karena itu, pendidikan karakter di sekolah harus dapat menanggapi perkembangan zaman dengan tetap menjaga nilai-nilai moral yang telah diajarkan. Hal ini juga termasuk dalam pendidikan tentang etika dan tanggung jawab dalam penggunaan teknologi, sehingga siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi yang cerdas tetapi juga memiliki kesadaran sosial dan etika yang tinggi.
Selain itu, pendidikan karakter juga berperan penting dalam menciptakan individu yang memiliki sikap toleransi dan saling menghargai perbedaan. Dr. Iswadi menekankan bahwa Indonesia sebagai negara dengan keberagaman budaya, suku, dan agama memerlukan generasi muda yang mampu hidup dalam kerukunan meskipun ada perbedaan. Sekolah sebagai tempat pendidikan harus dapat menjadi wadah bagi siswa untuk belajar tentang keragaman dan pentingnya hidup bersama dalam damai. Oleh karena itu, pendidikan karakter juga harus mencakup pengajaran tentang pentingnya toleransi, kerja sama, dan sikap saling menghargai terhadap orang lain.
Pendidikan karakter di sekolah bukanlah sebuah proses yang instan, melainkan memerlukan waktu dan usaha yang konsisten. Oleh karena itu, Dr. Iswadi mengajak semua pihak untuk terus bekerja keras dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya mengutamakan kecerdasan akademik, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki karakter yang kuat dan mulia. Sehingga, kelak mereka dapat menjadi pemimpin yang tidak hanya pintar, tetapi juga bijaksana dalam mengambil keputusan yang berdampak positif bagi masyarakat dan bangsa.
Menurut Dr. Iswadi, M.Pd Dengan mengintegrasikan pendidikan karakter dalam kehidupan sekolah sehari-hari, kita dapat memastikan bahwa generasi mendatang bukan hanya memiliki pengetahuan yang luas, tetapi juga karakter yang kuat, siap menghadapi tantangan kehidupan, dan berkontribusi untuk menciptakan dunia yang lebih baik. (*)
Editor : ads






____________________________________________