Propinsi Aceh, tipikorinvestasinews.id –Pidie Jaya — Sabtu, 3 Januari 2026
Sudah lebih dari dua bulan sejak banjir bandang melanda Kabupaten Pidie Jaya, namun hingga kini kondisi sejumlah sekolah yang terdampak belum juga mendapat penanganan serius. Salah satunya adalah Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Meurah Dua yang berlokasi di Gampong Kruet, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa lingkungan sekolah masih dipenuhi lumpur, sisa genangan air, serta kotoran bekas banjir. Ruang kelas, halaman sekolah, dan fasilitas pendukung belum sepenuhnya dibersihkan. Kondisi ini sangat memprihatinkan, mengingat sekolah tersebut setiap hari digunakan oleh anak-anak untuk menuntut ilmu.

Para siswa MTsS Meurah Dua terpaksa tidak belajar dalam kondisi yang tidak bersih dan tidak sehat. Situasi ini tentu berdampak pada kenyamanan belajar, kesehatan siswa, serta kualitas pendidikan. Anak-anak sekolah seharusnya mendapatkan lingkungan belajar yang aman, bersih, dan layak, bukan justru dibiarkan beraktivitas di tengah sisa-sisa bencana.
Warga setempat dan para wali murid menyayangkan lambannya respon pemerintah dalam menangani persoalan ini. Menurut mereka, sudah seharusnya sekolah menjadi prioritas utama pascabencana, karena menyangkut masa depan generasi muda.

Sudah dua bulan lebih banjir berlalu, tapi sekolah anak-anak kami belum juga dibersihkan. Anak-anak tetap masuk sekolah dalam kondisi seperti ini. Kami sangat kecewa,” ujar salah seorang wali murid. Ke awak media Tipikor investasi news ID katanya
Liputan syarli aceh
,






____________________________________________
