Tulungagung – tipikorinvestigasinews.id Momentum Halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Halalbihalal Ikatan Keluarga Pondok Pesantren Darul ‘Ulum (IKAPPDAR) se-Karesidenan Kediri yang digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa, Sabtu (28/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, yang datang bersama jajaran. Kehadirannya disambut hangat oleh para tamu undangan yang terdiri dari tokoh agama, alumni pesantren, serta masyarakat umum. Suasana penuh keakraban terasa sejak awal acara, mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi inti dari Halalbihalal.
Sebagai wujud nyata kepedulian sosial, rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan santunan kepada 26 anak yatim piatu. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban sekaligus membawa kebahagiaan bagi para penerima di momen Idulfitri.
Acara berlangsung khidmat dengan diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta sambutan dari panitia dan perwakilan alumni IKAPPDAR Karesidenan Kediri. Seluruh rangkaian berjalan tertib dan penuh makna, memperkuat nilai-nilai kebersamaan di antara para peserta.
Dalam sambutannya, Bupati Gatut Sunu Wibowo menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh hadirin. Ia mengajak masyarakat menjadikan Halalbihalal tidak sekadar tradisi tahunan, tetapi sebagai sarana mempererat tali silaturahmi serta memperkuat ukhuwah Islamiyah.
“Momentum ini harus kita maknai sebagai ajang untuk saling memaafkan, mempererat persaudaraan, dan membangun kebersamaan demi kemajuan daerah,” ujarnya.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada IKAPPDAR atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, peran alumni Pondok Pesantren Darul ‘Ulum sangat strategis dalam berbagai bidang kehidupan, mulai dari pendidikan, sosial, hingga pemerintahan. Nilai-nilai yang ditanamkan di pesantren seperti keikhlasan, kemandirian, dan akhlakul karimah dinilai menjadi bekal penting dalam membangun masyarakat.
Pada kesempatan itu, Bupati menerima cinderamata dari pengurus IKAPPDAR sebagai simbol sinergi dan kebersamaan antara pemerintah daerah dan komunitas alumni pesantren. Hal ini menjadi penanda kuatnya hubungan yang terus terjalin dalam mendukung pembangunan daerah.
Kegiatan semakin bermakna dengan tausiyah yang disampaikan oleh KH. A. Tamim Romly, pimpinan Pondok Pesantren Darul ‘Ulum. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh hadirin untuk terus meningkatkan keimanan, menjaga persatuan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan ini para alim ulama, kyai, habaib, jajaran pengurus IKAPPDAR, serta alumni dan santri dari berbagai daerah di wilayah Karesidenan Kediri, meliputi Kediri, Nganjuk, Blitar, Trenggalek, dan Tulungagung. Kehadiran berbagai elemen tersebut semakin menegaskan bahwa Halalbihalal bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting dalam memperkuat persatuan umat.(Shinta)







____________________________________________
