Kuningan Jawa barat, tipikorinvestigasinews.id – selasa 7 Oktober 2025. Komentar yang dilontarkan oknum guru SMAN 1 Jalaksana diduga ber inisial “S”di medsos, pada saat Rakiman menegaskan dirinya tidak akan mundur dari jabatan kepala desa ‘ dengan Kalimat “Mantap Pak. kuwu”, memancing reakasi warga desa Padamenak. Dan Warga menilai komentar oknum guru “S”,pada statmen Rakiman merupakan bentuk suport dan dukungan moral pada Rakiman yang tidak bermoral. Dan ini melukai perasaan warga Padamenak yang menuntut Rakiman lengser dari jabatannya.

“Saya menyesalkan apa yang dikatakan oleh oknum guru SMAN 1 Jalaksana itu, ucapannya seperti pembenaran dan bentuk kekaguman pada perbuatan asusila.” ungkap Teguh salah seorang warga.
“Dengan sikap “S”yang seperti itu , dikhawatirkan apabila terjadi kasus perbuatan asusila di lingkungan sekolah ini dikhawatirkan sebagai sesuatu yang lumrah dan mantap menurut oknum guru “S”,Mental guru kok seperti itu jelas teguh. Wargapun berasumsi kalau pembelaan oknum guru S pada Rakiman , karena Rakiman sebagai Ketua Komite SMAN 1 Jalaksana merangkap sebagai ketua Panitia Pembangunan Sekolah (P2S) ” Jadi mungkin ada chemistri antara “S” yang menjabat sebagai kasie Sapras sekolah dengan ketua P2S. Apalagi sekarang lagi ada pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi bangunan gedung sekolah” pikir Teguh.
Merespon dari cuitan oknum S, sebagian warga bereaksi dengan memasang spanduk yang dibentang didepan gerbang masuk sekolah.
Khawatir terjadi aksi massa yang tidak diinginkan teguh berinisiatif melakukan dialog dengan pihak sekolah. Ini karena warga mempertanyakan apakah Rakiman yang tidak bermoral dan meresahkan warga, masih dipercaya memegang jabatan Ketua Komite SMA 1 Jalaksana ? Ungkap Teguh
Rencananya pada Selasa jam sepuluh, Teguh dan beberapa perwakilan warga akan menemui pihak sekolah.
Deni. A ( Dewa ).
Investigasi Nasional
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran







____________________________________________