Hindari Stanting Pemdes Sidon Makmur Penuhi Gizi Anak Setiap Bulan. 

T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
───────────────────────────────────

 

Kepahiang, Tipikorinvetigasinews.id.- Pemerintah Desa Sidomakmur, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pencegahan dan penanganan Posyandu yang juga dirangkaikan dengan rembuk stunting, Senin (17/11/2025).

 

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini menjadi langkah penting pemerintah desa dalam memastikan intervensi pencegahan stunting berjalan optimal hingga tingkat keluarga.

 

Kepala Desa Sidomakmur, Edo, yang sekaligus menjadi pembawa acara, membuka kegiatan dengan menegaskan bahwa upaya menurunkan angka stunting harus dilakukan secara terstruktur mulai dari pusat hingga desa, serta melibatkan masyarakat secara aktif.

 

“Rembuk stunting ini memastikan bahwa seluruh rencana dan intervensi pencegahan dapat berjalan bersama-sama, terutama memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil dan balita,” ujarnya.

 

Peserta dari Berbagai Unsur, kegiatan ini diikuti oleh berbagai komponen desa, antara lain kader Posyandu, Kader Pembangunan Manusia (KPM), Tim Penggerak PKK Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), keluarga yang memiliki balita, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga pendamping desa.

 

Langkah Konkret Penanganan Stunting

Kades Sidomakmur menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut aksi konvergensi pencegahan dan penurunan stunting di tingkat desa.

 

Ia berharap seluruh program berjalan efektif sehingga tidak ada lagi anak yang kekurangan gizi.

 

“Stunting adalah masalah kesehatan serius dan sangat rentan terjadi. Karena itu pemerintah desa harus mengambil langkah preventif, seperti pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita dan ibu hamil, pemberian tablet tambah darah, dan pemantauan kesehatan ibu hamil,” jelasnya.

 

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat serta memperkuat kerja sama antar elemen desa dalam mewujudkan generasi yang lebih sehat dan bebas stunting.(adedo)

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *