Palembang, tipikorinvestigasinews.id –
Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2025, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Anton Delianto, S.H., M.H., didampingi Asisten Intelijen yang juga Plt. Asisten Tindak Pidana Khusus, Kasi Penkum serta para Kasi Bidang Pidsus menyampaikan Pers Rilis Capaian Kinerja Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Periode Januari–Desember 2025, bertempat di Kantor Kejati Sumsel, Senin (09/12/2025).
Capaian Kinerja Pidsus Kejati Sumsel 2025
Kegiatan Kejati Sumsel Kejari Se-Sumsel
Penyelidikan 11 77
Penyidikan 34 52
Pra Penuntutan 45 –
Penuntutan – 86
Eksekusi – 93
Penyelamatan Keuangan Negara:
Kejati Sumsel: Rp 588.146.486.000,-
Kejari Se-Sumsel: Rp 27.367.875.766,-
Sejumlah Kasus Menonjol Sepanjang 2025
Beberapa perkara yang menyita perhatian publik di antaranya:
Dugaan Korupsi Pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro dan Pengelolaan Aset Kas Besar (Khasanah) pada salah satu bank plat merah di KCP Semendo, Muara Enim.
Tersangka: 7 orang — Kerugian negara: ± Rp 12 M (Proses Penyidikan)
Dugaan Korupsi Pemberian Fasilitas Kredit kepada PT Buana Sriwijaya Sejahtera dan PT Sri Andal Lestari.
Tersangka: 6 orang — Kerugian negara: ± Rp 1,6 Triliun (Penyidikan)
Korupsi Kerjasama Bangun Guna Serah Pasar Cinde Palembang (2016–2018).
Tersangka: 5 orang — Kerugian negara: Rp 137.722.247.614,40 (Penuntutan)
Dugaan Pemalsuan Dokumen pada Pengadaan Tanah Jalan Tol Betung–Tempino Jambi serta Korupsi Perkebunan PT SMB di luar HGU Musi Banyuasin.
Tersangka: 3 orang — Kerugian negara: Rp 127.276.655.336,50 (Penuntutan)
Korupsi Penerbitan SPH Izin Perkebunan Kabupaten Musi Rawas (2010–2023).
Tersangka: 5 orang — Kerugian negara: ± Rp 61 M (Upaya Hukum)
Upacara Hakordia: “Berantas Korupsi untuk Kemakmuran Rakyat”
Masih dalam rangkaian Hakordia, Kejati Sumsel menggelar upacara peringatan yang diikuti para pejabat utama, struktural, koordinator, Kabag TU, serta pegawai Kejati Sumsel dan Kejari Palembang.
Dalam amanatnya, Wakajati menyampaikan pesan Jaksa Agung bahwa pemberantasan korupsi bukan sekadar penegakan hukum, melainkan memastikan tujuan konstitusi guna meningkatkan kesejahteraan rakyat.
> “Pengembalian aset, pemulihan kerugian negara, dan perbaikan tata kelola merupakan agenda besar pemberantasan korupsi yang harus memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat,” tegasnya.
Kampanye Anti Korupsi
Momentum Hakordia juga diisi dengan kampanye publik melalui pembagian bunga, stiker, dan brosur kepada pengguna jalan, yang diikuti oleh jajaran Kejati Sumsel sebagai simbol ajakan bersama memerangi korupsi.
(Oman)








____________________________________________
M E D I A - N A S I O N A L