Kelistrikan Aceh Dikecam Keras Pasca Banjir, FPRN Desak Presiden Prabowo Evaluasi Dirut dan Menteri Terkait

Aceh Timur, tipikorinvestigasinews.id – Buruknya penanganan kelistrikan di Aceh pasca banjir besar menuai kecaman keras dari berbagai elemen masyarakat. Ketua Forum Pimpinan Redaksi Nasional (FPRN) Aceh, Muhammad Iqbal, secara tegas meminta Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo untuk segera mengevaluasi Direktur Utama PLN serta Menteri terkait yang dinilai gagal menjamin kebutuhan dasar rakyat di tengah bencana.

Muhammad Iqbal menilai, pemadaman listrik yang berkepanjangan di sejumlah wilayah Aceh pasca banjir merupakan bentuk kelalaian serius dan ketidakpekaan negara terhadap penderitaan rakyat. Padahal, listrik adalah kebutuhan vital, terutama saat kondisi darurat dan bencana.

> “Ini bukan sekadar gangguan teknis, ini kegagalan sistemik. Di saat rakyat Aceh dilanda banjir, justru listrik padam berhari-hari. Komunikasi lumpuh, ekonomi berhenti, pelayanan kesehatan terganggu. Negara seolah absen,” tegas Muhammad Iqbal, Jumat (13/12/2025).

Ia menyebutkan, PLN kerap berdalih bahwa listrik menyala segera, namun fakta di lapangan menunjukkan kondisi sebaliknya. Banyak desa dan kecamatan masih gelap gulita, sementara masyarakat terpaksa bertahan tanpa kepastian.

“Sekali lagi kami minta bapak presiden untuk melakukan evaluasi menyeluruh dengan laporan manis di atas kertas. Presiden jangan hanya menerima data, tapi harus memastikan langsung penderitaan rakyat Aceh.

Sudirman, S.H : Wartawan Aceh Timur

PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *