Mamasa, 24 Juli 2025 – Tipikorinvestigasinews.id – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa, Rusli, turun langsung ke Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Orobua, kecamatan sesenapadang kabupaten Mamasa Sulawesi barat, menyikapi insiden penggembokan pintu ruangan kelas oleh kepala tukang proyek pembangunan sekolah, Mas Rudi. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas sisa upah kerja sebesar Rp121 juta yang belum dibayarkan sejak tahun 2022 hingga 2025.
Sesampainya di lokasi, Kepala Dinas langsung memanggil Mas Rudi untuk melakukan klarifikasi dan dialog terbuka. Dalam pertemuan tersebut, Rusli menyampaikan bahwa pihak Dinas Pendidikan akan berupaya menyelesaikan sisa pembayaran upah tersebut secepatnya, dengan tetap memperhatikan prosedur dan mekanisme administrasi keuangan yang berlaku.

“Kami memahami tuntutan ini, dan akan menindaklanjuti dengan serius. Pemerintah tidak akan menutup mata. Kami ingin memastikan bahwa hak-hak pekerja tetap dihargai, dan proses belajar mengajar di sekolah tidak terganggu,” tegas Rusli.
Situasi di sekolah kini telah kembali kondusif. Dalam waktu dekat, pihak Dinas bersama kepala sekolah, komite, dan kepala tukang akan menyusun kesepakatan resmi yang ditandatangani bersama serta disaksikan media.

Langkah ini merupakan bentuk komitmen Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa dalam menjunjung tinggi keadilan dan tanggung jawab terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan sektor pendidikan.
Pewarta media Tipikor kaperwil sulbar Ansar.







____________________________________________
