Palangkaraya-tipikorinvestigasinews.id-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Sukamara kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ketahanan Pangan Terproduktif Tahun 2025 dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Kalimantan Tengah.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Lapas Sukamara dalam mengembangkan program ketahanan pangan yang berkelanjutan dan produktif, Senin (05/01/2026).
Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kalimantan Tengah kepada Kepala Lapas Kelas III Sukamara.

Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah indikator, di antaranya optimalisasi pemanfaatan lahan, keberlanjutan produksi, keterlibatan aktif warga binaan pemasyarakatan (WBP), serta kontribusi nyata dalam pemenuhan kebutuhan pangan internal lapas.
Lapas Sukamara dinilai berhasil mengelola berbagai sektor ketahanan pangan, mulai dari pertanian, perkebunan, hingga peternakan, dengan hasil produksi yang konsisten dan memiliki nilai ekonomis.
Program ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan di lingkungan lapas, tetapi juga menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui pemberian keterampilan kerja yang bermanfaat setelah mereka kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Lapas Sukamara, Fajar Nurcahyono Assyifa, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh jajaran petugas serta partisipasi aktif warga binaan.
Ia menegaskan bahwa program ketahanan pangan merupakan bagian dari implementasi 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, sekaligus wujud nyata pemasyarakatan yang produktif, humanis, dan memberikan dampak positif.
Dengan diraihnya penghargaan ini, Lapas Sukamara berkomitmen untuk terus meningkatkan inovasi dan kualitas pembinaan guna mendukung sistem pemasyarakatan yang berkelanjutan.
Jurnalis: AGM







____________________________________________
