Mantan Kepala BIN ” Waspadai Isu SARA’, Yang Di Mainkan Untuk “Menghancurkan”

Brebes, tipikorinvestigasinews.id- Mantan Kepala BIN, AM Hendropriyono meminta pemerintah waspadai penggalangan dilakukan AS melalui sentimen Suku, Agama, Ras dan antargolongan.

Operasi sentimen SARA diinginkan AS setelah konsep geostrategi di Timur Tengah dan Eropa terlaksana.

“Pukulan terhadap AS dalam perang dagang akan berkepanjangan karena rencana dibangunnya terusan Kra di Thailand oleh China”

Hendropriyono mengatakan, ambang perang finansial semakin jelas, Indonesia berada dalam posisi BRICS yang berseberangan dengan kedaulatan USD.

Jika sentimen SARA semakin berkembang menjadi konflik sosial, maka tentara AS akan datang untuk melaksanakan misi perdamaian di bawah bendera PBB.

Hendropriyono tidak mau terjadi perang saudara di Indonesia akibat operasi SARA dilakukan AS.

Dia menegaskan tak mau Indonesia menjadi kancah pertempuran antar super power yang berimbas terhadap kehancuran dan masa depan anak cucu.

“Berpikirlah yang jernih, kendalikan suara agar tidak menebar kebencian dan bertindaklah dengan waspada,” tukasnya.

Kontributor Tipikor investigasi news.id
Ka- biro Brebes ( Iqbal elang08 🇲🇨)

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *