PESAWARAN,Tipikor investigasi.Id – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Pesawaran Tahun 2027 telah berlangsung secara kondusif pada hari Jumat (13/3/2026) pukul 14.40 WIB di Gedung Serbaguna (GSG) Pemkab Pesawaran.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 16.10 WIB dihadiri oleh berbagai pihak penting, antara lain Gubernur Provinsi Lampung Rahmad Mirzani Djausal ST.M.M beserta jajarannya, serta Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira Bastian, S.E.,M.M.
Kegiatan ini mengambil tema “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Peningkatan dan Pemerataan Infrastruktur dan Sarana Prasarana Pelayanan Publik untuk Pembangunan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan”, yang selaras dengan arahan kebijakan nasional dan provinsi.
Dalam sambutannya, “Bupati Pesawaran” menyampaikan bahwa RKPD 2027 merupakan tahapan strategis sebagai penjabaran tahun kedua dari RPJMD Kabupaten Pesawaran Tahun 2025–2029, yang berpedoman pada RPJPD jangka panjang hingga 2045 dan visi Indonesia Emas 2045.
Capaian Pembangunan 2025 Menunjukkan Perbaikan yang Signifikan,Pemerintah Kabupaten Pesawaran mencatat capaian positif pada tahun 2025, antara lain:
– Pertumbuhan ekonomi sebesar 5,38% (naik 1,49 poin dari tahun sebelumnya) dengan nilai ekonomi mencapai 23,45 Triliun rupiah atau kontribusi 4,44% terhadap perekonomian Provinsi Lampung
– Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik menjadi 70,90 poin
– Tingkat pengangguran turun menjadi 4,17% dan tingkat kemiskinan menjadi 10,93%
– Program Makan Sejahtera Keluarga (MBG) menjangkau seluruh kecamatan dengan 53 Satuan Pelayanan Pangan dan Gizi (SPPG) yang melayani 130.416 jiwa
– Koperasi Desa Merah Putih telah dibangun 47 gerai di seluruh kecamatan
Fokus Pembangunan RKPD 2027 akan berfokus pada penguatan lima misi pembangunan sesuai visi “Mewujudkan Pesawaran CAKEP Lebih Maju Menuju Indonesia Emas 2045”, yaitu CERDAS, AMAN, KREATIF, EFEKTIF, dan PRODUKTIF.
Selain itu, akan diintegrasikan 10 Program Prioritas Pembangunan Daerah Terintegrasi (PPDT), antara lain pembangunan Sekolah Rakyat, Sekolah Vokasi, Rumah Sakit di wilayah pesisir, program pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pengembangan infrastruktur jalan dan penerangan jalan.
“Melalui Musrenbang ini, kami mengharapkan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan agar RKPD 2027 benar-benar menjadi dokumen perencanaan yang inklusif dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ucap Bupati Nanda.
(Tri)







____________________________________________
