Pekalongan – Jateng, tipikorinvestigasinews.id – Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah M. Yulian Akbar S.Sos., M.Si. pada Penutupan Pekan Kebudayaan Daerah 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan pada Sabtu 2 Mei 2026 malam.
Acara Penutupan ini selain dihadiri Sekretaris Daerah, juga dihadiri Asisten 2 Anis Rosidi, S.Sos., M.Si. , Kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kholid, S.IP., M.M., Sekretaris Dinas Didin Nasrudin, Plt. Bidang Kebudayaan Dirwanto, S.Pd., Kepala Bidang Saranan dan Prasara, Hermawan, S.T., M.T., Kepala Bidang PANDAI Yakup Ali Roja’i S.Pd., Para Kepala Korwil SD se-Kabupaten Pekalongan, Para Pengawas SMP dan SD dan Para Kepala SMP, SD dan TK.
M. Yulian Akbar lebih lanjut mengatakan bahwa Pekan Kebudayaan Daerah yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan selama 4 hari luar biasa, potensi seni-seni daerah ditampilkan pada acara Pekan Kebudayaan Daerah ini seperti Seni Sintren, berbagai Seni Tari, Seni Suara.
” Pekan Kebudayaan Daerah ini baru pertama, Saya berharap pada acara Pekan Kebudayaan Daerah yang ke 2 nanti syiarnya lebih kuat lagi, Kedepan Pekan Kebudayaan Daerah bukan Kerjanya Dinas Pendidikan saja, kita sengkuyung bareng- bareng, kolaborasi pegiat-pegiat Seni ayo terjun bareng membuat Pekan Kebudayaan Daerah lebih ” gila ” lagi “, tutur Yulian Akbar.
Pada kesempatan itu Yulian juga menyampaikan bahwa pagi tadi Plt Bupati siap merevitalisasi Gedung Kesenian.
” Pekan Kebudayaan Daerah menjadi momentum untuk menjadikan Kabupaten Pekalongan lebih baik “, imbuhnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan Kholid dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pekan Kebudayaan Daerah yang dimulai tanggal 29 April- 2 Mei 2026 ini satu rangkaian dengan kegiatan Hari Pendidikan Nasional ( HARDIKNAS ), semua agenda berjalan dengan lancar baik dan membanggakan berkat keras bapak ibu semuanya masyarakat Kabupaten Pekalongan.
Lebih lanjut Kholid menjelaskan selama 3 hari Kepala Dinas Pendidikan selalu menunggui kegiatan Pekan Kebudayaan Daerah dari pagi hingga sore hari.
” Dari usia 5 tahun bahkan ada yang berusia 70 tahun mengisi PKD,ini menunjukkan bahwa budaya itu tidak melihat usia dan PKD ini juga diisi oleh sanggar-sanggar Seni yang ada di Kabupaten Pekalongan “, tutur Kholid mengakhiri sambutannya.
Pada malam penutupan Pekan Kebudayaan Daerah 2026 juga diserahkan penghargaan lomba Mewarnai bagi anak TK, Lomba menggambar untuk anak SD dan Lomba Dalang Cilik tingkat Kabupaten Pekalongan untuk Kategori SD dan SMP.
( LELES )







____________________________________________