JAKARTA | tipikorinvestigasinews.id ~ Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH, melakukan gerak cepat demi memastikan pemulihan hunian warga terdampak bencana berjalan tanpa hambatan. Dalam kunjungan kerjanya ke Jakarta, Bupati secara khusus menemui jajaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mendesak percepatan penyelesaian (clearing) bantuan stimulan rumah tahap kedua, Kamis (7/5/2026).

Pertemuan strategis tersebut berlangsung di Kantor Pusat BNPB dan diterima langsung oleh Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Jarwansah, S.Pd, M.A.P, M.M.
Komitmen Penuntasan Tahap II
Fokus utama pertemuan ini adalah sinkronisasi data dan percepatan administrasi untuk bantuan rumah kategori Rusak Ringan (RR), Rusak Sedang (RS), dan Rusak Berat (RB) akibat bencana banjir bandang serta tanah longsor yang menghantam Aceh Singkil pada 26 November 2025 silam.
Bupati Safriadi menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin memastikan seluruh warga yang berhak mendapatkan bantuan tidak menunggu terlalu lama.
“Hari ini saya langsung menemui Bapak Deputi di Jakarta untuk mengusulkan agar bantuan stimulan tahap kedua segera di-clearkan. Kami ingin proses verifikasi dan validasi ini rampung secepat mungkin agar hak masyarakat segera terpenuhi,” tegas Bupati Safriadi.
Progres Penyaluran: Tahap I Siap Cair
Dalam laporan koordinasi tersebut, terungkap perkembangan signifikan mengenai penyaluran bantuan:
Tahap I: Status telah dinyatakan Clear. Saat ini hanya tinggal menunggu proses administrasi akhir untuk penyaluran dana langsung ke rekening penerima manfaat.
Tahap II: Sedang dalam fase Verifikasi dan Validasi mendalam untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai dengan tingkat kerusakan di lapangan.
Bupati berharap, dengan tuntasnya verifikasi tahap kedua ini, beban ekonomi dan psikologis masyarakat korban bencana dapat segera teratasi melalui perbaikan hunian yang layak.
“Harapan kami, setelah statusnya clear, dana stimulan bisa langsung dicairkan. Ini adalah bentuk kehadiran negara untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang kehilangan tempat tinggal atau mengalami kerusakan rumah akibat bencana tahun lalu,” pungkasnya.
Hadirnya kepastian dari BNPB ini diharapkan menjadi angin segar bagi ribuan masyarakat Aceh Singkil yang tengah berupaya membangun kembali kehidupan mereka pasca-bencana.{*}
Laporan: Khalikul Sakda







____________________________________________