Perkuat Keamanan Nasional, Civitas Akademika STAISAR Aceh Singkil Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden

MEDIA NASIONAL
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
||>>> BERITA TERUPDATE >>
F O T O : D O K U M E N T A S I
<> Tampilan Layar Unggulan Post Berita Terupdate <>
───────────────────────────────────

Aceh Singkil | tipikorinvestigasinews.id ~ Civitas Akademika Sekolah Tinggi Agama Islam Syekh Abdur Rauf (STAISAR) Aceh Singkil secara resmi menyatakan dukungan penuh agar Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah komando Presiden Republik Indonesia.

Pernyataan ini ditegaskan oleh Wakil Ketua STAISAR, Zakirun Pohan, S.Ag, M.M, pada Selasa (27/1/2026), menanggapi dinamika hasil rapat kerja Komisi III DPR RI bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan seluruh Kapolda se-Indonesia di Jakarta.

Landasan Konstitusi yang Kuat

Zakirun Pohan menjelaskan bahwa posisi Polri di bawah Presiden merupakan langkah yang tepat dan sejalan dengan amanat Pasal 30 ayat 4 UUD 1945. Dalam konstitusi tersebut, Polri ditegaskan sebagai alat negara yang bertugas menjaga keamanan, ketertiban, melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan hukum.

“Keputusan ini sangat tepat secara hukum dan sosiologis. Polri adalah instrumen negara yang krusial bagi stabilitas nasional,” ujar Zakirun.

Keunggulan Komando Langsung

Menurut pengamatan civitas akademika STAISAR, setidaknya ada tiga alasan utama mengapa Polri harus berada langsung di bawah Presiden:

1.  Respons Cepat Kondisi Darurat: Memungkinkan koordinasi instan dalam menangani ancaman serius seperti terorisme, bencana alam berskala besar, hingga kerusuhan sosial yang memerlukan tindakan cepat tanpa birokrasi yang panjang.
2.  Rantai Komando Nasional: Memperkuat posisi Polri sebagai lembaga nasional yang solid, bukan lembaga sektoral di bawah kementerian, sehingga memiliki kewibawaan yang lebih tinggi.
3.  Akuntabilitas yang Jelas: Rakyat memiliki garis pertanggungjawaban yang transparan mengenai siapa yang bertanggung jawab atas keamanan negara.

Stabilitas Psikologis Masyarakat

Lebih lanjut, Zakirun menekankan bahwa kehadiran Polri sebagai representasi langsung dari “tangan” Presiden memberikan dampak psikologis yang signifikan bagi masyarakat, terutama saat terjadi konflik horizontal atau krisis nasional.

“Kehadiran Polri di bawah Presiden memberikan ketenangan psikologis yang berbeda. Rakyat merasa negara hadir secara langsung untuk memberikan perlindungan, bukan sekadar melalui perpanjangan tangan birokrasi kementerian,” tutupnya.

Dukungan dari akademisi di Aceh Singkil ini menambah deretan aspirasi masyarakat yang menginginkan penguatan institusi kepolisian demi terciptanya keamanan nasional yang berkelanjutan.{*}

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________ banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *