DEPOK,Tipikorinvestigasinews.id–
Polres Metro Depok menggelar Apel Siaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) sebagai langkah antisipasi potensi gangguan menjelang bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Apel Tower Zam Zam, Kota Depok, Kamis (26/2/2026).
Apel siaga dipimpin langsung Kapolres Metro Depok, Abdul Waras, serta diikuti para pejabat utama Polres, Kapolsek jajaran, dan perwakilan organisasi kemasyarakatan serta elemen masyarakat se-Kota Depok.
Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Ia mengingatkan, berbagai potensi gangguan keamanan kerap berawal dari hal-hal kecil, seperti provokasi di media sosial, kesalahpahaman antarwarga, hingga konflik kelompok yang tidak segera diselesaikan.
“Karena itu, kita harus memastikan kondisi tetap aman dan kondusif, baik bagi masyarakat yang beraktivitas, pelaku usaha, maupun di ruang digital,” tegas Abdul Waras.
Kapolres juga menekankan pentingnya langkah pencegahan dan deteksi dini selama momentum Ramadan hingga Idul Fitri. Ia mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban, menghindari konvoi liar, tidak mudah terprovokasi hoaks, serta menolak segala bentuk ujaran kebencian dan ajakan kekerasan yang berpotensi memicu konflik.
Selain itu, masyarakat didorong untuk mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan di lingkungan masing-masing, dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, serta peran aktif Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan pembinaan keamanan di wilayah.
Guna memperkuat sistem keamanan lingkungan, Kepolisian juga mendorong optimalisasi peran Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) dan Kelompok Sadar Kamtibmas (Pokdar Kamtibmas), khususnya saat periode arus mudik dan libur panjang, ketika banyak rumah ditinggalkan pemiliknya.
Masyarakat pun diminta proaktif melaporkan setiap potensi gangguan keamanan melalui Bhabinkamtibmas, Polsek terdekat, atau Call Center 110 yang tersedia selama 24 jam.
Kapolres menegaskan bahwa kebebasan menyampaikan aspirasi tetap dihormati, namun tindakan anarkis yang mengganggu ketertiban umum tidak akan ditoleransi.
Ia berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat dapat terus terjalin guna menjaga stabilitas keamanan wilayah.
“Dengan kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat, kita dapat mewujudkan Kota Depok yang aman, damai, dan tertib, khususnya selama Ramadan dan Idul Fitri,” pungkasnya.
Editor: Ahmad.S.A. Investigasi Nasional.
Sumber :(Humas Polres Depok).







____________________________________________
