CIGOMBONG – Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kecamatan Cigombong menggelar sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP) aspirasi anggota DPR RI Komisi X Fraksi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu, dan anggota DPRD Jawa Barat Komisi V, Doni Maradona Hutabarat, di SMP PGRI 2 Cigombong, Jumat (15/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri ratusan peserta dari kalangan orang tua siswa, tokoh masyarakat, serta staf khusus Adian Napitupulu, Anggi Purwanto.
Sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai mekanisme Program Indonesia Pintar (PIP) serta tata cara pencairan bantuan pendidikan bagi siswa penerima manfaat.
Ketua Pospera Kecamatan Cigombong, Jajam Jaamsari yang akrab disapa Abah Salwasna mengatakan, program PIP aspirasi DPR RI dan DPRD Jawa Barat tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi pelajar dari keluarga kurang mampu.
Menurutnya, bantuan pendidikan sangat penting untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak mereka di tengah kondisi ekonomi yang masih cukup berat.
“Alhamdulillah, dari hasil pengajuan yang dilakukan melalui program aspirasi ini, sebanyak 255 siswa dinyatakan lolos menerima bantuan Program Indonesia Pintar,” ujar Abah Salwasna kepada wartawan.
Ia menjelaskan, bantuan PIP dapat dimanfaatkan siswa untuk kebutuhan pendidikan seperti pembelian buku, seragam sekolah, alat tulis, hingga biaya transportasi sekolah. Karena itu, pihaknya berharap bantuan tersebut benar-benar digunakan untuk menunjang kegiatan belajar para siswa.
Selain menggelar sosialisasi, Pospera Cigombong juga melakukan pendampingan kepada masyarakat agar proses administrasi pencairan bantuan berjalan lancar dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Anggi Purwanto menyampaikan bahwa program aspirasi PIP yang diperjuangkan melalui Komisi X DPR RI bersama dukungan anggota DPRD Jawa Barat merupakan bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat.
Menurutnya, bantuan pendidikan tersebut diharapkan dapat meringankan beban orang tua siswa sekaligus menjadi motivasi bagi para pelajar untuk terus semangat menempuh pendidikan.
“Pendidikan merupakan investasi masa depan bangsa. Kami berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin dan menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” katanya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan penuh antusias. Para peserta tampak aktif bertanya mengenai tahapan pencairan bantuan dan persyaratan administrasi yang harus dipenuhi oleh penerima manfaat.
Sejumlah orang tua siswa juga mengaku bersyukur atas adanya bantuan pendidikan tersebut karena dinilai sangat membantu kebutuhan sekolah anak-anak mereka. Dengan adanya program PIP aspirasi DPR RI dan DPRD Jawa Barat itu, diharapkan semakin banyak siswa dari keluarga kurang mampu yang dapat terus melanjutkan pendidikan tanpa terkendala persoalan biaya sekolah.
Nilam







____________________________________________