Limapuluh kota, Tipikorinvestigasinews.id-Minggu 20 juli 2025.
Akibat Kemarau Panjang, Ratusan hektar Lahan Perkebunan sawit dan kebun karet Masyarakat dua Nagari. yakni Nagari Tanjuang Balik dan Tanjung Pauh, kecamatan Pangkalan Koto Baru kabupaten Lima Puluh Kota Sumatera Barat hangus di lahap si jago merah
Masfelta warga Nagari Tanjung Balik Mengatakan kepada wartawan Hingga malam hari ini,Api masih menyala besar dalam perkebunan Masyarakat baik di nagari Tanjung Balik maupun di nagari Tanjung pauh hangus lahap api yang semakin membesar.
Nagari yang bertetangga ini memang rentan akan kebakaran jika musim kemarau.Api tidak bisa di padamkan karena terlalu besar juga keterbatasan fasilitas, tim Damkar pun tak bisa berbuat banyak karena akses jalan tidak memungkinkan.Ungkapan apel.
Sulitnya akses jalan menuju dimana titik api tempat terjadinya kebakaran.
hingga tim pemadam kebakaran (Damkar) tidak bisa maksimal untuk bekerja.Kebakaran ini terjadi dari kemarin sabtu 19 juli 2025. sekira pukul 15:30 wib. Masyarakat dua Nagari kaget setelah melihat api membesar di lahan salah seorang warga.Dengan cepat api menjalar ke lahan sebelah karena terbawa angin kencang.
Yoshy sebagai Masyarakat sangat ketakutan, kecemasan karena keterbatasan mobil Damkar yang stanby, cuma 1 Unit untuk dua Nagari ini, sekarang kami di cekam ketakutan jika api nya nanti diterbangkan angin dan merambas ke rumah warga.Ujarnya
Warga berharap Pemkab Limapuluh Kota segera meninjau dan mewanti-wantikan solusi demi keselamatan warga.
Warga yang berbondong-bondong mencoba menjinakkan api tersebut dengan peralatan seadanya.
Tapi karena api sudah besar dan di tambah angin kencang membuat api semangkin membesar hingga sulit untuk di padamkan. Warga hanya bisa menyaksikan sebagai tontonan yang memilukan hati.Hingga berita ini diturunkan api masih menyala sangat besar dan belum bisa di prediksi kerugian masyarakat dua Nagari tersebut.
Tomi







____________________________________________
