Respons Keluhan Warga Soal Kelangkaan, Polres Sumba Barat Daya Tindak Tegas Pengecer BBM Subsidi Ilegal

Tambolaka, 22 Juli 2026, http://tipikorinvestigasinews.id- Menanggapi jeritan dan keluhan masyarakat terkait kian sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, Kepolisian Resor Sumba Barat Daya (SBD) mengambil langkah konkret.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres SBD menggelar operasi penertiban besar-besaran terhadap jaringan pengecer BBM ilegal yang diduga kuat menjadi salah satu pemicu kelangkaan energi di wilayah tersebut.

Langkah represif ini diambil setelah ruang-ruang publik dipenuhi keluhan warga, mulai dari petani, nelayan, hingga pengemudi kendaraan umum.

Mereka kerap mengeluhkan antrean mengular di SPBU, sementara stok Solar dan Pertalite justru melimpah di lapak-lapak pinggir jalan dengan harga yang melambung tinggi.

Operasi yang dipimpin langsung oleh KBO Reskrim Aiptu Hendrikus F. Tupa, S.H., menyisir jalur protokol Kota Tambolaka, mulai dari area depan Pertamina Taworara hingga jalan Poma Polres SBD. Petugas bergerak cepat memeriksa kelengkapan dokumen izin usaha niaga para pedagang eceran.

Hasilnya, polisi menindak tegas 16 pelaku usaha ilegal dan menyita total 530 liter Solar serta 285 liter Pertalite yang dikemas dalam puluhan jerigen dan botol siap edar.

“Kami sangat mengapresiasi ketegasan Polres SBD. Kelangkaan ini sudah sangat menyengsarakan kami yang butuh BBM untuk bekerja. SPBU sering kosong, tapi di luar (eceran) selalu ada dengan harga mahal. Penertiban ini adalah jawaban yang kami tunggu,” ungkap salah satu pengendara di Tambolaka.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa tindakan tegas ini terpaksa diambil karena imbauan persuasif sebelumnya tidak dihiraukan.

Unit Tipidter Satreskrim sebenarnya telah melakukan sosialisasi dan memberikan peringatan keras, baik di tingkat pedagang maupun pengawasan langsung di SPBU Taworara dan Radamata.

Namun, karena praktik penyalahgunaan BBM subsidi tetap berjalan dan terus mengorbankan hak masyarakat kecil, Polres SBD memilih jalur penegakan hukum demi memulihkan keadilan distribusi energi.

Komitmen Polres SBD tidak berhenti pada penyitaan barang bukti. Satreskrim kini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk membongkar asal-usul pasokan BBM subsidi tersebut. Penyidik menjadwalkan pemeriksaan intensif terhadap seluruh pemilik barang dan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menelusuri modus pengangkutan dari SPBU.

Seluruh barang bukti kini telah diamankan dan disegel di Mapolres Sumba Barat Daya. Langkah berani ini menjadi bukti nyata bahwa kepolisian hadir di tengah kesulitan warga dan tidak memberikan ruang bagi para pemburu keuntungan pribadi di atas penderitaan masyarakat.

 

Reporter: Gunter Guru Ladu Meha

PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *