TOBA-Tipikorinvestigasinews.id Lomba solu bolon menjadi acara yang paling banyak menarik perhatian penonton dalam rangkaian perayaan HUT ke-27 Kabupaten Toba. Meskipun hanya diikuti oleh 8 tim dari 4 Kabupaten kawasan Danau Toba, acara yang digelar selama 2 hari mulai Kamis hingga Jumat (12-13/3/2026) di Venue Balige berhasil memukau ribuan orang.
Delapan tim yang bertanding berasal dari berbagai daerah, yaitu 1 tim dari Kabupaten Samosir, 1 tim dari Kabupaten Humbang Hasundutan, 2 tim dari Kabupaten Tapanuli Utara, dan 4 tim dari Kabupaten Toba. “Peserta yang mendaftar ada 10 tim, tetapi yang mendaftar ulang hanya 8 tim. Jadi yang tanding itu 8 tim,” jelas Jorotta Lumban Gaol, panitia pelaksana lomba solu bolon.
Sejak digelar pada siang hari Kamis, ratusan penonton sudah berdatangan dan memadati area venue untuk menyaksikan lomba dayung sampan tradisional ini. Antusiasme warga terlihat jelas saat mereka terus meneriakkan dukungan untuk tim kesayangan hingga garis finish. Meski kondisi lokasi berdesakan dan terpapar panas terik matahari, tidak menyurutkan semangat mereka untuk tetap menyaksikan pertandingan.
Partai final yang menjadi puncak acara mempertemukan 3 tim terbaik, yaitu tim dari Kabupaten Samosir dan dua tim dari Kabupaten Tapanuli Utara. Setelah persaingan ketat, tim dari Kabupaten Samosir berhasil meraih gelar juara 1, sementara dua tim dari Kabupaten Tapanuli Utara masing-masing menempati posisi juara 2 dan juara 3.
“Peserta berjumlah 12 orang dalam setiap tim, terdiri dari pendayung 10 orang, kemudian helver dan navigator,” tambah Jorotta Lumban Gaol.
(MC Toba)







____________________________________________
