PAYAHKUMBUH—Tipikorinvestigasinews.id—– Terminal Koto nan Ampek kelurahan Bulakan Balai Kandi, kecamatan Payakumbuh Barat dikhawatirkan masyarakat bakal mengancam kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jasa trasportasi karena minim lampu penerangan.
Hal tersebut diungkapkan Mirna (37) salah seorang pengguna jasa transportasi kepada wartawan, Kamis (20/2) di Payakumbuh. Sewaktu pulang dari Jakarta menggunakan salah satu bus yang diturunkan malam hari di terminal Koto nan Ampek, kami sedikit khawatir karena minimnya lampu penerangan.
Menurutnya terminal yang sudah aktif 24 jam ini perlu dioptimalkan sarana dan prasarananya termasuk lampu penerangan di malam hari. “Kalau sarana dan prasarananya kurang memadai hal ini akan berdampak dan bisa mengundang kejahatan, termasuk resiko kecelakaan jika lampu penerangan minim,” ujarnya.
Terkait solusi untuk terminal Koto nan Ampek yang dinilai masyarakat minim lampu penerangan, langsung dikonfirmasikan awak media kepada pihak terkait (dinas perhubungan-red). Sayangnya dinas perhubungan terkesan enggan melayani wartawan, Kamis (20/2).
“Saya di kantor pak, lagi zoom meeting,” singkat sekretaris dinas Perhubungan Hadiatul Rahmat mewakil kepala dinas perhubungan kota Payakumbuh Devitra yang kebetulan sedang berada di luar daerah.
Dinas perhubungan terkait diduga bekerja tidak sesuai dengan maklumat pelayanan dinas perhubungan kota Payakumbuh yang berbunyi, “Dengan ini menyatakan sanggup menyelenggarakan pelayanan sesuai standar pelayanan yang telah ditetapkan dan apabila kami melanggar kami bersedia menerima sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku”.
( MAHWEL )






____________________________________________