Purwakarta Tipikorinvestigasinews.id
Pembina 30-Yatim dari 3-Ponpes yang berada ditiga Kabupaten, yakni Kabupaten Purwakarta, Subang dan Karawang (Purwasuka) menyelenggarakan Berbuka puasa Bersama yang bertempat di Area Makam Habib Abdurrahman Alaydrus
Gang Rusa IV Purwakarta (Bale Kambang) tepatnya belakang Pemkab Purwakarta, pada Jum’at 7 Maret 2025.
Buka bersama yang diselenggarakan oleh bah endang bersama 3-Media ini sebagai bagian upaya untuk berbagi kebahagiaan dan keberkahan dibulan suci Ramadhan dengan dihadiri Ustadz Ujang Rahmat dari Ponpes Baitul Burhan Karawang, Ustadz Subhan dari Ponpes Al-Ajhar Purwakara, Ustadz Apud Mahpudin dari Ponpes Riyadhul Jannah Subang, juga dihadiri Asatidz Asatidzah dari 3-Ponpes dengan masing-masing mengikutsertakan 10-Yatim.
Ustadz Apud Mahpudin dari Ponpes Riyadhul Jannah Subang dalam sambutannya mewakili pembina 30-Yatim dari 3-Ponpes bahwa dalam semangat Ramadhan yang penuh berkah, kami mewakili keluarga besar dari 3-Ponpes ingin berbagi kebahagiaan dengan menyelenggarakan acara ini. Kami percaya bahwa memberikan santunan kepada anak yatim salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan dibulan suci ini.”Ujar Ustadz Apud Mahpudin.
“Selain buka puasa bersama, acara ini juga memeriahkan dengan kegiatan-kegiatan yang mengedukasi, termasuk ceramah keagamaan yang dibawakan langsung oleh Ustadz Subhan,
“Jelasnya
Menurut Ustadz Subhan kegiatan buka bersama sekarang ini meningatkatkan Hidupkan hati dengan melaksanakan Dzikir dan Sholawat
khususnya bagi 30-Yatim.
“Peran Dzikir dalam kehidupan spiritual yang berarti mengingat Allah, merupakan salah satu bentuk ibadah yang dianjurkan dalam Islam.
Dan perlu diketahui bersama bahwa di Purwakarta ini ada beberapa titik Makom yang selalu ramai dikunjungi peziarah, diantaranya Makam Syehk Baing Yusup, Makam Habib Abdurrahman Alaydrus dan Maqom R.H. Syehk Muhammad Yusuf. “Terangnya.
Kemudian wajib diketahui bersama sekilas tentang Syehk Baing Yusup., lahir dengan nama Raden Mochammad Yuseoef bin Raden Djajanegara adalah seorang ulama yang dikenal karena dedikasinya dalam menyiarkan Islam di Purwakarta.
“Beliau lahir di Bogor pada tahun 1709 dan wafat pada tahun 1854. Sejak usia muda, Syehk Baing Yusuf telah menunjukkan kefasihannya dalam bahasa Arab dan hafalan Al-Qur’an”
Pada usia 12 tahun, beliau sudah jadi seorang hafiz Alqur’an dan pada usia 13 tahun, beliau berangkat ke Mekah untuk menimba ilmu selama 11 tahun.
Setelah kembali dari Mekah, Syehk Baing Yusuf mendedikasikan hidupnya untuk dakwah, mengelilingi Bogor, Jakarta, Bekasi, hingga akhirnya menetap di Purwakarta.
Singkat cerita warisan yang ditinggalkan oleh Syehk Baing Yusuf tidak hanya terbatas pada Makamnya. Masjid Agung Baing Yusuf, yang didirikan oleh beliau, menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan Islam di Purwakarta. “Terang Ustadz Subhan.
Kami mengucapkan terima kasih Sekcam Darangdan Pak Indra Wijaya Kusuma, S.STP, terima kasih kepada Ketua UPK Binangkit Hj.Naning Sariningsih,SH yang peduli dalam kagiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan bah endang, juga terima kasih kepada Ketua UPK Binangkit Hj.Naning Sariningsih bersama jajaran yang peduli memberikan Jariyah Sedekah
sehingga kami bisa melaksanakan buka puasa bersama, untuk itu mudah-mudahan mendapat balasan yang berlipat ganda dari Allah.SWT, juga yatim binaan kami mudah-mudahan dijadikan anak-anak yang soleh dan solehah, dan dikelak nanti kita bisa bertemunya.
“Insya Allah kita akan melaksanakan kembali buka bersama pada hari Jum’at yang akan datang (pertengahan bulan Ramadhan) sekaligus memberikan santunan kepada 30-Yatim.
Liputan : Bah Endang
Editor. : Tim Investigasi






____________________________________________
