MAMASA –tipikorinvestigasinews.id
Bupati Mamasa, Walem Sambolangi, melakukan kunjungan mendadak ke Pasar rakyat Mamasa
26/01/2026
Kunjungan ini dilakukan untuk mendengarkan langsung keluhan para pedagang terkait kondisi pasar yang hingga kini dinilai belum tertata dengan baik.
Didampingi aparat Polri dan jajaran OPD terkait, Bupati Walem Sambolangi menyisir area pasar dan berdialog dengan warga yang mengeluhkan semrawutnya penempatan pedagang.

Respons Cepat Masalah Air Bersih
Dalam dialog tersebut, salah seorang warga menyampaikan keluhan utama mengenai ketiadaan akses air bersih di lingkungan pasar. Merespons hal itu, Bupati Walem Salembo langsung memanggil kepala dinas terkait yang ikut dalam rombongan dan memerintahkan agar perbaikan sarana air bersih segera dilaksanakan tanpa menunda-nunda.
Larangan Pungutan Tanpa Karcis
Bupati juga memberikan peringatan keras terkait praktik lapangan.
Beliau menegaskan kepada seluruh pedagang agar tidak melayani atau membayar pungutan apa pun jika petugas tidak menunjukkan karcis resmi. Hal ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan pedagang dan transparansi retribusi daerah.
Polemik Penataan: Pasar Lama vs Pasar Baru
Masalah pelik yang ditemukan adalah adanya penumpukan pedagang di pintu masuk pasar lama.
Pedagang di area dalam mengeluh karena pembeli tidak sampai ke lapak mereka, sementara area dalam justru banyak digunakan hanya untuk tempat tidur.
”Kami akan menampung semua masukan ini. Rencananya pasar akan ditata ulang supaya adil bagi semua,” ujar Bupati Walem Sambolangi.
Namun, tantangan muncul dari pedagang pasar lama yang enggan pindah karena merasa lokasi saat ini lebih strategis dan sudah ramai sejak dulu.
Salah seorang pegawai dinas yang mendampingi bupati menjelaskan bahwa kondisi ini terjadi karena pasar tersebut memang belum diresmikan secara formal, sehingga penataan zonasi belum maksimal.
Komitmen Penataan
Bupati menegaskan bahwa setelah semua masukan masyarakat dihimpun, pemerintah akan segera menyusun skema penataan agar fungsi pasar kembali optimal, bersih, dan nyaman bagi semua pihak.
(Dammalino Tipikor)







____________________________________________
