Mamasa Tipikorinvestigasinews.id – Wakil Bupati Mamasa, H. Sudirman, menegaskan pentingnya kebijaksanaan dalam menggunakan media sosial, khususnya dalam menyebarkan informasi. Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri kegiatan Sekolah Internet Komunitas Informasi Masyarakat (Senter KIM) yang digelar oleh Dinas Kominfopers Provinsi Sulawesi Barat di Breeza Villa, Tondok Bakaru, Rabu (28/8/2025).
Dalam sambutannya, Sudirman mengajak para peserta agar lebih berhati-hati dan menyaring informasi sebelum dibagikan di ruang digital.
> “Saya mengajak semua peserta untuk bijak di ruang-ruang digital terutama media sosial. Saring dulu informasi sebelum dibagikan. Jangan asal lempar informasi yang belum jelas kebenarannya. Banyak konflik di masyarakat berawal dari informasi menyesatkan di media sosial. Karena itu, saya berharap kita semua menjadi agen yang mengedukasi orang lain untuk bijak bermedia sosial,” ujar Sudirman.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kominfopers Sulawesi Barat, Muh. Ridwan Djafar, S.Ip., M.Si., menyoroti pesatnya perkembangan digitalisasi yang menuntut peningkatan literasi masyarakat. Menurutnya, hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah.
> “Pemblokiran konten hoaks bukan kewenangan pemerintah daerah, melainkan kewenangan Kemkominfo di tingkat pusat. Ini membuat Pemda sulit mengontrol atau memblokir akun penyebar hoaks,” jelas Ridwan.
Ia juga menambahkan bahwa masih terdapat sejumlah wilayah blank spot, khususnya di Kabupaten Mamasa, yang membuat akses komunikasi masyarakat cukup terhambat.
Ridwan menekankan bahwa ke depan diperlukan upaya kolaborasi lebih mendalam untuk memperkuat peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Menurutnya, dengan semakin banyak KIM yang terbentuk, akan semakin banyak pula “speaker” yang bisa membantu mengimbangi arus informasi, sekaligus melawan penyebaran berita hoaks di masyarakat.
Pewarta media Tipikor kaperwil sulbar Ansar.







____________________________________________
