Pohuwato, tipikorinvestigasinews.id – Kekecewaan mendalam kembali mencuat di Desa Hulawa. Warga desa, yang selama ini merasakan dampak aktivitas di duga milik PT. Pani Gold Project, kini bersuara lantang di media sosial menyusul kejadian baru yang menimpa lahan warga. Minggu (10/11/2024)
Ali Musa, seorang warga setempat, mengunggah keluhan melalui akun Facebook pribadinya yang mengungkapkan dampak buruk pembangunan jalan di duga milik PT. Pani Gold Project di Dusun Butato, Kecamatan Buntulia. Proyek tersebut dituding menyebabkan lumpur meluap dan menimbun lahan warga, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Dalam unggahannya, Ali Musa mengungkapkan kejengkelannya: “Lagi dan lagi, pekerjaan jalan perusahaan dekat wilayah pemukiman warga Desa Hulawa, lebih tepatnya di Dusun Butato, berdampak di lahan warga. Lahan tersebut tertimpa lumpur, dan ini sangat merugikan warga. Besar kemungkinan besok ada penutupan akses jalan yang akan dilakukan oleh masyarakat di Dusun Butato. Kami tunggu itikad baik dari pihak perusahaan. Terima kasih.”
Respon publik pun membanjiri unggahan ini. Akun Yusna Goi, seorang warga net, memperingatkan bahwa warga harus tetap waspada karena hujan yang kerap datang bisa kembali menimbulkan kerugian. “Somo musti hati-hati, dengan tidak boleh tidor skali malam kage mo ujan ulang mo lia ksana so ada ini rumah yang air somo bawa,” tulis Yusna. Akun lain juga menanggapi atas nama Robinson Babuta “sabar..sabar..orong yg beriman itu selalu di uji” kemudian dibalas oleh akun Ali Musa “Robinson Babuta Jow ma sabariolo ngaamila. Potala motapu to,u Sabari solusi Lio, Lo,u pilo,O tapula Lo tau undtungi”

Situasi ini bahkan mendapat perhatian dari BARAKUDA (Barisan Rakyat Untuk Keadilan), organisasi yang fokus pada pembelaan hak-hak masyarakat. Yasin, perwakilan BARAKUDA, mengutarakan kekecewaannya saat dikonfirmasi oleh awak media. “Kami sangat mengecam aktivitas perusahaan ini yang tidak banyak memberikan asas manfaat bagi warga. Malah, ini hanya mendatangkan bencana serta mudharat yang lebih besar sangat dirasakan oleh masyarakat setempat. Ini bukan hal yang bisa dianggap remeh,” tegas Yasin.
Peristiwa ini menjadi bukti keresahan mendalam warga Desa Hulawa yang merasa dampak lingkungan semakin merugikan. Proyek ini di duga milik PT. Pani Gold Project yang semula diharapkan membawa manfaat, justru kerap memicu masalah yang mengganggu stabilitas lingkungan dan mengakibatkan kerugian materi. Warga kini menunggu respons nyata dan langkah konkret dari perusahaan untuk memperbaiki keadaan, seraya menantikan itikad baik agar kerugian lebih lanjut dapat dicegah di masa depan. RED






____________________________________________