Zainal Abidin Simatupang Menguat sebagai Kandidat Unggulan Ketua PGRI Aceh Singkil 2026-2032

Aceh Singkil | tipikorinvestigasinews.id ~ Dinamika menjelang Konferensi Kabupaten (Konkab) PGRI ke-XXIII Kabupaten Aceh Singkil mulai mengerucut pada satu nama kuat. Zainal Abidin Simatupang, S.Pd., yang akrab disapa ZAS, kini mendapat dukungan masif dari berbagai elemen untuk menahkodai organisasi profesi guru tersebut untuk periode 2026–2032.

Perhelatan akbar para pendidik ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 9 Mei 2026, bertempat di Aula Kodim 0109/Aceh Singkil.

Dukungan Strategis dari TIMPAS1
Sinyal kemenangan ZAS semakin menguat setelah Tim Media Pembangunan Aceh Singkil Indonesia (TIMPAS1) secara terbuka menyatakan dukungan penuh. Pembina sekaligus Penanggung Jawab TIMPAS1, Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH., MH., menyambut positif kehadiran sosok ZAS dalam bursa calon ketua.

Menurut Prof. Sutan, ZAS bukan hanya sekadar pendidik, melainkan figur yang mampu menyinergikan visi pendidikan dengan semangat kebangsaan.
“Kami melihat tekad yang kuat dalam diri saudara Zainal untuk membangun dunia pendidikan di Aceh Singkil. Konsistensi pengabdiannya adalah modal utama untuk memajukan martabat guru di daerah ini,” ujar Prof. Sutan.

Zainal Abidin Simatupang yang saat ini menjabat sebagai Kepala Sekolah (Plt) UPTD SPF SDN Sintuban Makmur, dikenal sebagai sosok “organisatoris tulen”. Portofolionya mencakup berbagai bidang, yang menjadikannya unggul dalam hal jejaring dan kepemimpinan:
Internal PGRI: Menjabat sebagai Ketua PGRI Cabang Singkil Utara.

Organisasi Kepemudaan: Aktif di Pemuda Pancasila dan KNPI.
Olahraga: Berkontribusi aktif dalam kepengurusan KONI dan PSSI.
Sosial & Keagamaan: Menjabat sebagai Ketua Panitia Pembangunan Masjid dan Wakil Ketua BPKam Desa Gosong Telaga Timur.

Dukungan serupa juga ditegaskan oleh tokoh pemuda, Nurrizal Khafi Pohal. Ia menilai ZAS sebagai pribadi yang nasionalis dan inklusif. “Beliau adalah sosok yang santun namun tegas, mampu menjalin komunikasi lintas sektoral dengan sangat baik,” ungkapnya.

Menanggapi arus dukungan yang deras, ZAS tetap rendah hati. Ia menegaskan bahwa keikutsertaannya dalam kontestasi ini didasari oleh semangat pengabdian, bukan sekadar mengejar jabatan.
“Menang atau kalah adalah hal biasa dalam demokrasi. Yang utama adalah bagaimana kita bersama-sama memajukan kualitas pendidikan di Aceh Singkil,” tegas ZAS.

Ia juga mengajak seluruh peserta konferensi untuk menunjukkan jati diri sebagai pendidik. “Mari kita berdemokrasi dengan cara yang cerdas, santun, dan berakhlak.”
Momentum Refleksi Pendidikan
Konferensi XXIII PGRI Aceh Singkil diharapkan tidak hanya menjadi ajang pemilihan ketua, tetapi juga menjadi momentum refleksi bagi ribuan guru di Bumi Syekh Abdurrauf as-Singkili. Kehadiran pemimpin yang visioner diharapkan mampu menjawab tantangan pendidikan di era digital serta memperjuangkan kesejahteraan para pahlawan tanpa tanda jasa di Aceh Singkil.[]

Laporan: Khalikul Sakda
Editor: Tim Redaksi Media Pembangunan Aceh Singkil.

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *