tipikorinvestigasinews.id Kota Langsa 10/1/2026
Sangatlah Tragis dalam terdampak Pasca Musibah Bencana Banjir, “jumiati, (63) Seorang Warga berdomisili di Gampong Pondok Pabrik Kecamatan Langsa Lama. Sudah Satu bulan lebih terdampak banjir hingga sekarang rumah tersebut masih digenangi Air bercampur lumpur Namun Pemerintah kota (Pemko) Langsa belum memberikan Perhatian serius. Sabtu (10/01-2025)
Sudah satu bulan lebih hingga sekarang rumah saya (Jumiati) masih tergenang air bercampur lumpur. Pemerintah daerah belum ada memberikan perhatian serius, sehingga saya bersama anak tidak tau harus tinggal dimana lagi, dengan terpaksa saya memutuskan tetap tinggal dirumah kami, walaupun tidur dengan beralaskan lembaran papan.
Ianya mengungkapkan, rumah saya belum layak untuk kami tempati hingga sekarang, saya bersama anak saya tidak mampu berbuat banyak, bahkan yang lebih menyedihkan lagi dari sejak terjadi banjir sampai saat ini Suami saya harus mengungsi dan tidur di mesjid Darul Fallah Langsa Padahal Suami saya itu dalam keadaan sakit.”Ujar Jumiati.
- Direksi PT.Socfindo Kunjungi Perumahan Staf Lae Butar, Tegaskan Komitmen Pada Kesejahteraan Dan Kesehatan Karyawan.
- Perkuat Semangat “Malega”, PT Socfindo Tingkatkan Kesejahteraan Karyawan Melalui Kunjungan Strategis di Kebun Lae Butar
- Socfindo Gelar Panggung Kreasi dan Rumah Sehat, Tumbuhkan Generasi Muda yang Sehat dan Percaya Diri

“Lebih lanjut dikatakan. Memang tidaklah memungkinkan jika suami saya tinggal dirumah yang masih Tergenang Air bercampur lumpur apa lagi suami saya Sakit. Penuh haru dengan mata Jumiati, berbinar-binar. ibu Jumiati, terus saja ungkapkan kepedihannya selama ini kepada awak media ini.
Mau tidak mau saya bersama anak masih bertahan tinggal di rumah yang masih Tergenang air dan lumpur, habis kami mau tinggal dimana lagi.
“ia juga Menjelaskan, Pasca Musibah bencana banjir itu rumah tempat saya tinggal bersama keluarga kecil saya juga sudah terlihat miring, bahkan tiga (3) unit kendaraan saya juga terendam Air lumpur bersama barang yang lainnya hanya tersisa pakaian di badan saja.

“Saya sangatlah berharap kepada Walikota Langsa”Jeffry Santana S.Putra SE. dan Pemerintah Gampong Pondok Pabrik Dapat memberikan Perhatian dan bantuannya untuk memberikan Rehab rumah saya dalam keadaan rusak parah dan sangat mengkhawatirkan bahkan juga terlihat miring, “harap Jumiati.
“Jumiati juga paparkan, Memang ada seorang Legeslatif Anggota DPRK Langsa berkunjung kerumah saya beliau katakan sama saya “kak Jumiati” rumah kakak ini sudah tidak layak dihuni lagi karna sangat rendah, kalau boleh saran saya, kakak lebih baik pindah rumah saja, Karna rumah kakak ini saya lihat ketika turun hujan selalu saja tergenang Air.”Jumiati mengulas penyampaian dari Seorang wakil rakyat yang berkunjung.
“saya juga berharap kepada dirinya. Anggota Legeslatif DPRK Langsa ibu Susilawati,(Red) kalau boleh ibu dapat memberikan bantuan tanah timbun agar rumah saya tidak masuk air lagi ketika musim penghujan turun nantinya. “Ketika itu ibu Susilawati menjawab” Kakak buat saja laporan kerusakan barang apa-apa saja dirumah kakak, nanti kakak buat permohonan nya. Kalau dari saya Nanti sampah akan kami angkut menggunakan mobil truck. “Imbuh nya.

“Di tempat yang sama Ketua LSM Bungong Lamjaroe ikut Peduli kepedihan Seorang Warga yang terdampak Pasca Musibah bencana banjir di Kota Langsa.
Saya mengharapkan kepada bapak Walikota Langsa, tolonglah diperhatikan warga yang belum terdata mendapatkan bantuan dan alangkah bagusnya parit dan dilingkungan sekitar warga yang terdampak banjir tesebut sebaiknya di bersihkan.
“karena bisa mengundang bermacam penyakit dan hal itu saya harapkan juga tolong pejabat yang berwenang dapat untuk mengerti karena
warga hari ini sangatlah pedih kehidupannya, baik dari segi moril maupun materil, pungkas Zulfadli,S.sos.l.MM selaku aktivis di LSM Bungoeng Lam Jaroe.. (Tim).
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran







____________________________________________