Aceh Singkil, tipikorinvestigasinews.id – Mengawali tahun kerja 2026, Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, memimpin langsung apel gabungan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan aparatur gampong di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil. Apel tersebut digelar di Lapangan Alun-alun Aceh Singkil, Senin pagi, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, dengan suasana tertib dan khidmat., Senin {05/01/2026}
Apel gabungan ini diikuti oleh seluruh ASN yang terdiri dari PNS dan PPPK, para Imeum Mukim beserta jajaran, Keuchik, serta anggota Badan Permusyawaratan Kampung (BPKAM). Kehadiran lintas unsur pemerintahan ini menjadi simbol kuatnya komitmen bersama dalam mengawali tahun baru dengan semangat pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam ketentuan apel, seluruh ASN di masing-masing instansi diwajibkan hadir dengan membawa papan nama Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK). Selanjutnya, daftar absensi setiap SKPK diserahkan kepada BKPSDM dan Sekretaris Daerah melalui Bagian Umum Setdakab Aceh Singkil sebagai bentuk penegakan disiplin dan akuntabilitas aparatur.

Terkait ketentuan berpakaian, ASN diminta mengenakan pakaian dinas sesuai hari kerja, sementara peserta dari unsur BPKAM menyesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam amanatnya, Bupati Safriadi Oyon menegaskan bahwa disiplin dan integritas merupakan fondasi utama keberhasilan pemerintahan. Ia menekankan bahwa aparatur pemerintah harus menjadikan keduanya sebagai nilai dasar dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Saya tegaskan, disiplin adalah fondasi utama keberhasilan organisasi pemerintahan. Disiplin waktu, disiplin kerja, dan disiplin moral. Integritas adalah harga diri ASN, sementara profesionalisme adalah ukuran kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Ketiga hal ini tidak bisa ditawar dan tidak bisa dinegosiasikan,” tegas Bupati Oyon.
Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh aparatur melakukan refleksi mendalam atas berbagai peristiwa yang telah dilalui, khususnya musibah banjir dan tanah longsor pada November 2025. Menurutnya, bencana bukan sekadar peristiwa alam, melainkan peringatan serius bagi semua pihak untuk lebih peduli dan bertanggung jawab.
“Bencana bukan sekadar peristiwa alam, tetapi peringatan keras bagi kita semua. Negara harus hadir secara nyata, cepat, dan tepat. ASN, keuchik, imeum mukim, dan BPKAM harus lebih peka, sigap, dan bertanggung jawab dalam kondisi darurat, menjaga lingkungan, serta melindungi masyarakat,” ujarnya.
Menutup amanatnya, Bupati Safriadi Oyon menegaskan bahwa pemerintah dituntut untuk bergerak cepat dan responsif dalam melayani rakyat.
“Pemerintah tidak boleh lambat, apalagi abai,” pungkasnya.
Apel gabungan awal tahun ini menjadi penanda dimulainya langkah baru Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dalam memperkuat disiplin, meningkatkan kinerja, serta memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh masyarakat hingga ke tingkat gampong., {syah}







____________________________________________
