Rencana Pembangunan Ruas Jalan Simpang Batu Surau Desa Karang Endah – Tunggul Bute.

Lahat,tipikorinvestigasinews.id
Rencana pembangunan jalan yang sebelumnya sudah bicarakan dan ini merupakan tindakan pertemuan pada pembangunan ruas jalan dari simpang batu surau desa menuju Desa Tugul bute sepanjang 12 km oleh PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD).

Hal tersebut dilaksanakan acara rapat lanjutan terkait rencana pembangunan ruas jalan simpang batu surau desa karang endah – Tunggul Bute, dipimpin oleh Bupati Lahat, Bursah Zarnubi diwakili Asisten I H. Rudi Thamrin.

Asisten I, H. Rudi Thamrin menyampaikan bahwa rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya untuk menyampaikan perkembangan rencana pembangunan jalan sepanjang kurang lebih 12 kilometer, dari Simpang Batu Surau menuju Desa Tunggul Bute. Ia mengakui terdapat keterlambatan penyampaian informasi kepada masyarakat akibat pembahasan teknis dan penyesuaian kondisi lapangan.

“Jalan ini merupakan aset Pemerintah Kabupaten Lahat, sehingga setiap tahapan pembangunan harus memastikan tidak ada persoalan di lapangan. Kami ingin seluruh proses berjalan jelas dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” ujarnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lahat, Mirzha, memaparkan bahwa pihaknya masih melakukan peninjauan teknis terkait pola konstruksi jalan. Menurutnya, jenis konstruksi yang direkomendasikan adalah beton rigid dengan lapisan aspal di atasnya agar jalan lebih tahan lama dan mampu menahan beban kendaraan berat.

“Kami mengutamakan kualitas agar jalan bisa dimanfaatkan masyarakat dan mendukung aktivitas perusahaan. Pelaksanaan juga akan dilakukan bertahap agar tetap bisa dilalui selama proses pembangunan,” kata Mirzha.

Sementara itu, Camat Kota Agung menyampaikan bahwa secara umum masyarakat mendukung pembangunan jalan tersebut. Namun, masih terdapat kendala hibah lahan di beberapa titik. Berdasarkan ketentuan, lebar jalan yang direncanakan adalah lima meter, dan sebagian besar warga telah menyerahkan surat hibah.

Kepala Desa Tunggul Bute menambahkan, hingga saat ini masih terdapat tiga bidang lahan milik warga yang belum dihibahkan dengan total panjang sekitar 280 meter. Meski demikian, pemerintah desa berharap pembangunan tetap dapat dilanjutkan pada ruas yang sudah dinyatakan bebas.

Perwakilan PT Supreme Energy Rantau Dedap, Hazairiadi, menjelaskan bahwa pembangunan jalan direncanakan berlangsung secara bertahap hingga 2027, dengan prioritas pada medan yang ekstrem. Ia menyebutkan bahwa keterbatasan finansial dan kondisi operasional perusahaan menjadi pertimbangan dalam penjadwalan pembangunan.

“Fokus kami adalah menyelesaikan terlebih dahulu ruas-ruas sulit agar akses masyarakat dan operasional perusahaan lebih aman. Kami berharap dukungan semua pihak agar program ini berjalan sesuai rencana,” ujarnya.

Akhir acara adanya kesepakatan untuk terus berkoordinasi antara pemerintah daerah, pihak perusahaan, serta masyarakat guna memastikan pembangunan jalan Simpang Batu Surau–Tunggul Bute di Kabupaten Lahat dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. (sri mulyani).

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *