Dugaan Pencemaran Sungai Akibat PETI, Warga Suhaid Tuntut Air Bersih rilis.

Kapuas , tipikornvestigasiews.id -13 Mei 2026.Kondisi air bersih keruh di Kecamatan Suhaid, Kabupaten Kapuas Hulu, dikeluhkan masyarakat. Sejumlah pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) mengaku kecewa karena tetap menerima tagihan pembayaran meski kualitas air dinilai tidak layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Dalam keluhan warga yang beredar, masyarakat menyebut air yang diterima sering keruh bahkan berwarna kehitaman. Warga menegaskan mereka tidak menolak membayar tagihan PDAM, namun meminta pelayanan air bersih yang layak dan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kami siap bayar PAM asal air sudah jernih,” tulis salah satu warga.

Warga juga menyoroti surat pemberitahuan tunggakan pembayaran PDAM yang tetap disampaikan kepada pelanggan di tengah persoalan kualitas air yang belum mendapat penanganan maksimal.

Masyarakat menduga kondisi air sungai yang keruh berkaitan dengan maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sejumlah wilayah perairan. Aktivitas tersebut diduga menyebabkan sedimentasi dan pencemaran sungai yang berdampak terhadap kualitas air baku untuk kebutuhan masyarakat.

Menurut warga, kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama dan menimbulkan keresahan karena air digunakan untuk mandi, mencuci, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.

Warga meminta Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, pemerintah desa, serta instansi terkait agar tidak tutup mata terhadap persoalan tersebut. Mereka juga meminta aparat penegak hukum turun melakukan penelusuran terhadap dugaan aktivitas PETI ilegal yang diduga merusak lingkungan.

Jika terbukti melanggar hukum dan menyebabkan pencemaran sungai, warga berharap adanya tindakan tegas tanpa pandang bulu terhadap para pelaku.

Selain penegakan hukum, masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memastikan ketersediaan air bersih, memperbaiki pelayanan PDAM, serta membuka ruang dialog bersama warga agar persoalan tidak terus berlarut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PDAM maupun instansi terkait mengenai penanganan keluhan masyarakat serta dugaan dampak aktivitas PETI terhadap kualitas air di Kecamatan Suhaid.


Pewarta :(Adi*ztc)

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *