Situbondo,tipikorinvestigasinews.id – Penguatan Identitas Melalui Lomba Mendongeng menggunakan bahasa madura di gelar oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MĶKS) SMP Negeri Kabupaten Situbondo 2026, pada Selasa 19 Mei 2026.
Bertempat di Aula
SMPN 1 Situbondo Pelaksanaan Pembukaan MĶKS CUP 2026 yang di ikuti oleh SMP Negeri se Kabupaten Situbondo.
Hal yang sangat menarik dalam Kompetisi Dongeng Bahasa Madura yang di Lombakan dan patut di kaji lebih lanjut untuk kepentingan Edukasi, mengingat di Situbondo mempunyai beberapa karakter bahasa Madura di antaranya Sumenep, Pamekasan, Bangkalan seperti Yang di katakan Oleh Salah Satu Juri Perlombaan Dongeng Bahasa Madura yaitu P.Tutun / Hosnatun.
Tantangan Terbesar Menurut P.Tutun adalah Bagaimana Menyatukan Karakter Bahasa Madura Tersebut menjadi satu dalam dialek Bahasa Madura Situbondo, ungkap P.Tutun.

Lebih lanjut P.Tutun menyampaikan bahwa hasil dari Perlombaan Dongeng Bahasa Madura Tersebut perlu kita Workshop kan atau Seminarkan dengan mengundang Narasumber Nasional Sekaliber Bapak Mahfud MD, Sawawi Imron, dan Komunitas Bahasa Madura Lainnya, ungkap P.Tutun.
Sementara itu, PUJIANTO, Pembina MKKS yang mempunyai Ide dan Gagasan untuk memasukkan Lomba Dongeng Bahasa Madura menjadi Salah satu yang di lombakan dalam MKKS CUP 2026, Menyampaikan kepada Awak media, Bahwa dirinya menginginkan adanya Penguatan Indentitas Budaya Bahasa Madura Situbondo yang mempunyai karakter tersendiri, Jelas Pak Puji.
Dalam Pengamatan Madia, Di Situbondo Kualitas Juri sangat Menentukan Kualitas setiap Event Kompetisi yang berbasis Prestasi, sehingga menghasilkan hasil yang berkualitas dan Output yang Jelas. ( Birostb )







____________________________________________
