Pemkab Mamasa Bersama Forkopimda dan Masyarakat Laksanakan Penanaman Pohon di Sekitar TPA Mala’bo sebagai Wujud Komitmen Pelestarian Lingkungan

Mamasa, TipikorInvestigasiNews.id– Pemerintah Kabupaten Mamasa bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, serta masyarakat sekitar Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Mala’bo melaksanakan aksi penanaman pohon di kawasan TPA Mala’bo, Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 yang diperingati setiap tanggal 5 Juli, sekaligus menjadi bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Mamasa dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup dan membangun budaya peduli terhadap alam.

Aksi penghijauan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Mamasa bersama jajaran Forkopimda sebagai simbol dimulainya gerakan bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau, bersih, sehat, dan berkelanjutan. Ratusan bibit pohon ditanam di sejumlah titik strategis di sekitar kawasan TPA sebagai langkah rehabilitasi lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas ekosistem di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Bupati Mamasa menyampaikan bahwa menjaga lingkungan hidup merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari tindakan nyata. Penanaman pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan investasi jangka panjang bagi keberlangsungan kehidupan generasi sekarang dan generasi yang akan datang. Menurutnya, pohon memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam, menyerap karbon dioksida, menghasilkan oksigen, menjaga ketersediaan air tanah, mencegah erosi, serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat.
Pemkab Mamasa juga menaruh perhatian besar terhadap pengelolaan sampah yang berwawasan lingkungan. Keberadaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Mala’bo tidak hanya difungsikan sebagai lokasi pembuangan sampah, tetapi diharapkan berkembang menjadi kawasan pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, tertata, dan memiliki ruang terbuka hijau yang mampu meminimalisasi dampak lingkungan dari aktivitas pengolahan sampah.
Penanaman pohon di sekitar TPA menjadi salah satu langkah strategis untuk memperbaiki kualitas udara, mengurangi bau yang ditimbulkan dari timbunan sampah, memperkuat daya serap air, menjaga kestabilan tanah, serta menciptakan kawasan yang lebih asri. Upaya ini juga merupakan bagian dari mitigasi perubahan iklim yang saat ini menjadi perhatian dunia akibat meningkatnya emisi gas rumah kaca dan kerusakan lingkungan.
Pemerintah Kabupaten Mamasa meyakini bahwa keberhasilan menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Diperlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, pelaku usaha, hingga masyarakat umum. Semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam kegiatan penanaman pohon ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang kuat.
Selain melakukan penanaman pohon, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi penggunaan bahan yang sulit terurai, membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga, serta mendukung penerapan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) dalam kehidupan sehari-hari. Kesadaran masyarakat menjadi faktor utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.
Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 di Kabupaten Mamasa diharapkan tidak berhenti pada kegiatan simbolis semata, tetapi menjadi awal dari gerakan penghijauan yang berkesinambungan di seluruh wilayah Kabupaten Mamasa. Pemerintah daerah akan terus mendorong berbagai program pelestarian lingkungan, rehabilitasi lahan kritis, penanaman pohon, pengelolaan sampah terpadu, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Mamasa menegaskan komitmennya untuk mendukung pembangunan berkelanjutan yang memperhatikan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, dan kelestarian lingkungan. Dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, diharapkan Kabupaten Mamasa dapat menjadi daerah yang semakin hijau, bersih, sehat, serta mampu memberikan lingkungan hidup yang layak bagi generasi masa kini dan generasi yang akan datang.
Penanaman pohon di kawasan TPA Mala’bo menjadi bukti bahwa langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama akan memberikan dampak besar bagi masa depan lingkungan. Pemerintah Kabupaten Mamasa mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga, merawat, dan melestarikan alam sebagai warisan berharga yang harus dipertahankan demi keberlangsungan kehidupan di bumi.

(Ansar).

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *